Direksi PT Cisadane Sawit Raya Tbk (CSRA) melalui keputusan sirkuler tertanggal 12 Oktober 2026 menyetujui pembagian dividen interim tahun buku 2026 sebesar Rp15 per saham, atau total Rp30,75 miliar. Keputusan ini diambil setelah Dewan Komisaris menyetujuinya dalam rapat pada tanggal yang sama, menyusul surat permohonan Direksi Nomor 106/CSR-JKT/Dir-Int/IX/2026 tertanggal 7 Oktober 2026. Keputusan sirkuler ditandatangani oleh Direktur Utama Gita Sapta Adi dan Direktur Seman Sendjaja, sementara persetujuan Dewan Komisaris diteken oleh Komisaris Utama Cokro Cienturi Suhendra, Komisaris Edityawarman S.P., dan Komisaris Independen Koh Bing Hock.
Perusahaan mencatat laba komprehensif untuk periode semester pertama 2026, yang berakhir 30 Juni 2026, sebesar Rp131,64 miliar. Berdasarkan laporan keuangan per tanggal yang sama, total aset perusahaan tercatat Rp2,64 triliun dan total liabilitas Rp1,04 triliun, sehingga jumlah kekayaan bersih sebelum dividen mencapai Rp1,72 triliun. Setelah dividen interim Rp30,75 miliar dibayarkan, kekayaan bersih perusahaan diperkirakan turun menjadi Rp1,69 triliun, masih jauh di atas modal disetor perusahaan yang sebesar Rp205 miliar. Direksi menyatakan kebutuhan operasional perusahaan tetap bisa dipenuhi dari kas internal yang surplus, dan pembayaran dividen tidak akan mengganggu kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban ke kreditor.
Sesuai jadwal yang diumumkan, periode terakhir perdagangan saham dengan hak dividen (cum dividend) berakhir pada 22 Oktober 2026 di pasar reguler dan negosiasi, serta 26 Oktober 2026 di pasar tunai. Saham mulai diperdagangkan tanpa hak dividen (ex dividend) pada 23 Oktober 2026 di pasar reguler dan negosiasi, dan pada 27 Oktober 2026 di pasar tunai. Tanggal pencatatan pemegang saham yang berhak menerima dividen (recording date) ditetapkan 26 Oktober 2026, dan dividen akan dibayarkan tunai pada 13 November 2026.
