Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri Kementerian Dalam Negeri (BSKDN Kemendagri) menggelar rangkaian penilaian Innovative Government Award (IGA) 2026, ajang tahunan yang menilai program inovasi pemerintah daerah. Untuk wilayah Sumatera, sejumlah daerah memaparkan program yang diklaim berdampak langsung pada ekonomi warga, bukan sekadar proyek seremonial.
Tercatat 10 pemerintah daerah dari regional Sumatera masuk nominasi, terdiri dari tiga provinsi yaitu Sumatera Barat, Sumatera Selatan, dan Sumatera Utara, empat kabupaten yaitu Aceh Jaya, Bangka, Bangka Tengah, dan Ogan Ilir, serta tiga kota yaitu Padang Panjang, Palembang, dan Pariaman.
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru memaparkan program Kampung Patin, yang menurutnya dirancang untuk menegaskan posisi Sumsel sebagai lumbung pangan sekaligus menekan inflasi daerah dengan mendorong warga dari pola konsumtif ke produktif. Ia menyebut Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur menyumbang lebih dari separuh produksi ikan patin tingkat provinsi, sekitar 47 ribu ton, dengan lebih dari 40 ribu warga terlibat dalam kegiatan ini.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah memaparkan inovasi bernama Lameh, yaitu pengolahan batang kelapa sawit menjadi gula merah. Program ini merespons kebiasaan membakar batang sawit yang sudah tidak produktif, dengan tujuan mengubah pandangan masyarakat bahwa limbah perkebunan itu sebenarnya punya nilai ekonomi.
