Direktur PT Anabatic Technologies Tbk, Harry Surjanto Hambali, melaporkan ke Otoritas Jasa Keuangan bahwa ia menambah kepemilikan saham ATIC. Sebelum transaksi ia memegang 91.915.461 lembar saham dengan hak suara 3,18 persen, dan setelah transaksi jumlahnya naik menjadi 92.030.461 lembar. Hak suaranya tetap di angka 3,18 persen karena kenaikannya terlalu kecil untuk mengubah persentase kepemilikannya di perusahaan.

Penambahan sebanyak 115.000 lembar itu berasal dari delapan transaksi pembelian tidak langsung dengan tujuan investasi. Pada 7 Oktober 2026 ia membeli 24.200 saham di harga Rp438 dan 45.800 saham di harga Rp436 per lembar. Pada 8 Oktober 2026 menyusul pembelian 4.700 saham di Rp440, 800 saham di Rp448, 5.200 saham di Rp452, dan 9.300 saham di Rp450. Transaksi terakhir terjadi pada 9 Oktober 2026 sebanyak 22.400 saham di Rp440 dan 2.600 saham di Rp442 per lembar.

Dalam laporan yang sama, Harry menyatakan dirinya bukan pengendali perusahaan dan tidak berniat menjadi pengendali melalui transaksi ini. Laporan diajukan sendiri olehnya tanpa kuasa kepada pihak lain, dan tidak ada keterangan mengenai kelompok terorganisasi dalam pelaporan ini.