PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) mengoreksi laporan penggunaan dana hasil penawaran umum yang sebelumnya disampaikan pada 15 Juli 2026. Dalam surat bernomor 078/CORP-DMMX/X/2026 yang ditandatangani Corporate Secretary Risa Pramesti, perseroan menegaskan bahwa dari penawaran umum saham perdana yang efektif pada 21 Oktober 2019, total dana yang terkumpul adalah Rp619,23 miliar. Setelah dipotong biaya penawaran umum sebesar Rp16,17 miliar, hasil bersih yang diterima perseroan mencapai Rp603,06 miliar, dan seluruhnya telah terealisasi sehingga sisa dana per laporan ini nihil.

Rincian penggunaan dana menunjukkan porsi terbesar, Rp470,91 miliar atau 78,1 persen, dialokasikan untuk peningkatan modal kerja. Sisanya, Rp120,61 miliar atau 20 persen, digunakan untuk peningkatan teknologi komunikasi dan informasi, dan Rp11,54 miliar atau 1,9 persen untuk pengembangan dan pembinaan sumber daya manusia. Angka realisasi ini sama persis dengan rencana yang tertulis di prospektus, tanpa ada pergeseran alokasi antarpos.

Dari sisi biaya, komponen terbesar adalah biaya jasa penyelenggaraan atau management fee sebesar Rp9,29 miliar, setara 57,4 persen dari total biaya penawaran umum. Biaya jasa penjaminan dan biaya jasa penjualan masing masing tercatat Rp1,55 miliar atau 9,6 persen, biaya jasa profesi penunjang pasar modal Rp1,35 miliar atau 8,3 persen, biaya lain lain seperti pendaftaran OJK dan pencatatan di BEI Rp2,1 miliar atau 13 persen, biaya bursa efek dan kustodian sentral Rp225,83 juta atau 1,4 persen, serta biaya jasa lembaga penunjang pasar modal Rp114,43 juta atau 0,7 persen.