PT Indointernet Tbk (EDGE) melaporkan perkembangan penawaran tender sukarela (voluntary tender offer/VTO) yang dilakukan Digital Edge (Hong Kong) Ltd atau DEHK atas saham-saham publik perseroan. Laporan yang disampaikan Corporate Secretary Jennifer Tiurland ini merupakan pemenuhan Pasal III.3.2.5 Peraturan Bursa Efek Indonesia Nomor I-N tentang Pembatalan Pencatatan (Delisting) dan Pencatatan Kembali (Relisting).

Pada Periode I (25 Juni-24 Juli 2026), dari 1.573 pemegang saham publik yang menggenggam 159.598.500 saham, hanya 919 pemegang saham yang berpartisipasi penuh dengan total 7.118.700 saham diserahkan ke DEHK; penyelesaiannya rampung 5 Agustus 2026 dan diumumkan 6 Agustus 2026. Pada Periode II (25 Juli-23 Agustus 2026), dari 654 pemegang saham yang tersisa dengan 152.479.800 saham, cuma 245 pemegang saham yang ikut menyerahkan 360.600 saham, selesai 4 September 2026 dan diumumkan 8 September 2026. Pada Periode III (24 Agustus-22 September 2026), dari 409 pemegang saham dengan 152.119.200 saham, 172 di antaranya berpartisipasi penuh menyerahkan 234.700 saham, sehingga menyisakan 237 pemegang saham publik yang masih menggenggam 151.884.500 saham.

Secara kumulatif, dari 159.598.500 saham publik yang beredar sebelum VTO dimulai, baru sekitar 7,71 juta saham atau sekitar 4,8 persen yang berhasil dibeli DEHK dalam tiga periode ini. Penyelesaian VTO Periode III baru akan dilaksanakan DEHK pada 2 Oktober 2026, dengan hasilnya diumumkan 6 Oktober 2026. Perseroan menyatakan hasil sementara pelaksanaan VTO ini tidak berdampak negatif material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha perseroan.