Indonesia melepas ekspor perdana baterai kendaraan listrik dari kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) di Halmahera Tengah, Maluku Utara, Kamis (8/10). Presiden Prabowo Subianto meresmikan ekspor tersebut sekaligus meluncurkan program hilirisasi senilai US$10,2 miliar, sekitar Rp180 triliun, yang terdiri dari 11 proyek industri. Acara ini didampingi Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia.

Dari 11 proyek itu, empat sudah masuk tahap komersial dan ekspor dengan nilai gabungan US$3,4 miliar, sekitar Rp60 triliun. Keempatnya meliputi fasilitas produksi material baterai berbasis nikel, baterai kendaraan listrik, aluminium elektrolit, dan alat berat berbasis listrik. Tujuh proyek lainnya senilai US$6,8 miliar baru memasuki tahap peletakan batu pertama, mencakup pabrik separator baterai kendaraan listrik pertama di Indonesia, elektrolit baterai, komponen aluminium, truk tambang listrik, serta pabrik kaca fotovoltaik untuk industri energi surya.

Angka BPSNilai ekspor
26,6 miliar US$Agustus 2026

Nilai barang yang dijual Indonesia ke luar negeri. Naik 0,40 miliar US$ dibanding Juli 2026. Naik 3 periode beruntun. Tertinggi dalam 32 bulan yang tercatat.

Maret 2024: 22,6 miliar US$April 2024: 19,7 miliar US$Mei 2024: 22,4 miliar US$Juni 2024: 21,1 miliar US$Juli 2024: 22,5 miliar US$Agustus 2024: 23,6 miliar US$September 2024: 22,2 miliar US$Oktober 2024: 24,8 miliar US$November 2024: 24,1 miliar US$Desember 2024: 23,6 miliar US$Januari 2025: 21,4 miliar US$Februari 2025: 21,9 miliar US$Maret 2025: 23,2 miliar US$April 2025: 20,7 miliar US$Mei 2025: 24,6 miliar US$Juni 2025: 23,4 miliar US$Juli 2025: 24,7 miliar US$Agustus 2025: 24,9 miliar US$September 2025: 24,7 miliar US$Oktober 2025: 24,2 miliar US$November 2025: 22,5 miliar US$Desember 2025: 26,3 miliar US$Januari 2026: 22,2 miliar US$Februari 2026: 22,2 miliar US$Maret 2026: 22,5 miliar US$April 2026: 25,3 miliar US$Mei 2026: 23,2 miliar US$Juni 2026: 25,5 miliar US$Juli 2026: 26,2 miliar US$Agustus 2026: 26,6 miliar US$MarJunSepDesMarJunSepDesMarJunAgu20242025202626.61219.693September 2025: 24,7 miliar US$Oktober 2025: 24,2 miliar US$November 2025: 22,5 miliar US$Desember 2025: 26,3 miliar US$Januari 2026: 22,2 miliar US$Februari 2026: 22,2 miliar US$Maret 2026: 22,5 miliar US$April 2026: 25,3 miliar US$Mei 2026: 23,2 miliar US$Juni 2026: 25,5 miliar US$Juli 2026: 26,2 miliar US$Agustus 2026: 26,6 miliar US$SepNovJanMarMeiJulAgu2025202626.61222.156

Sumber: Badan Pusat Statistik, Nilai Ekspor. Diolah The Signal.

Seluruh proyek ini diproyeksikan membuka lebih dari 10.000 lapangan kerja baru, menambah 117.000 pekerja yang sudah terserap di kawasan tersebut. Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani melaporkan realisasi investasi nasional pada semester I 2026 mencapai Rp1.010,6 triliun, naik 7,2 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, dan menyerap lebih dari 1,4 juta tenaga kerja. Kontribusi hilirisasi terhadap total investasi nasional disebut naik dari 25 persen menjadi 30 persen dalam dua tahun terakhir, dengan lebih dari 75 persen lokasi proyek berada di luar Pulau Jawa.

Di Maluku Utara, industri pengolahan kini menyumbang hampir separuh produk domestik regional bruto provinsi, tanda pergeseran dari daerah tambang menjadi pusat manufaktur bernilai tambah. Presiden Prabowo Subianto juga meminta pelaku industri mengelola limbah secara ketat serta menjaga kualitas air dan udara di sekitar wilayah operasional, agar dampaknya tidak merugikan masyarakat setempat dan generasi mendatang.