EMAS Rencanakan Penambahan Modal, Potensi Dilusi 10%
EMAS berencana menerbitkan saham baru tanpa hak memesan efek terlebih dahulu hingga 1,47 miliar lembar atau maksimal 10% modal disetor, menanti persetujuan RUPS.
20 Oktober 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) mengumumkan rencana Penambahan Modal Tanpa Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I, atau PMTHMETD I, dengan jumlah sebanyak-banyaknya 1.473.136.606 saham. Jumlah itu setara maksimal 10 persen dari total saham yang sudah ditempatkan dan disetor penuh saat ini, yaitu 14.731.366.060 saham dengan nilai nominal Rp150 per saham. Rencana ini tercantum dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perubahan Anggaran Dasar No. 78 tertanggal 12 Mei 2026 yang dibuat di hadapan Notaris Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., dan sudah diberitahukan ke Menteri Hukum pada tanggal yang sama lewat tanda terima No. AHU-AH.01.03-0137498.
Karena skema ini tidak memberi pemegang saham lama kesempatan membeli lebih dulu, perseroan wajib mendapat persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham sesuai Pasal 8A ayat (1) dan Pasal 15 ayat (1a) POJK 14/2019 sebelum rencana ini bisa dijalankan. Pengumuman keterbukaan informasi ini disampaikan bersamaan dengan pengumuman RUPS, sesuai aturan yang sama. Perseroan juga menyebut turut memperhatikan Surat Keputusan Direksi BEI No. Kep-00152/BEI/10-2026 tentang perubahan Peraturan Nomor I-A soal pencatatan saham dan efek bersifat ekuitas.
Dokumen ditandatangani oleh Adi Adriansyah Sjoekri selaku Corporate Secretary dan diterbitkan di Jakarta pada 20 Oktober 2026. Perseroan sendiri awalnya berdiri dengan nama PT Pani Bersama Jaya berdasarkan akta pendirian tahun 2015, dan saat ini sahamnya tercatat di Bursa Efek Indonesia sekaligus memiliki Hong Kong Depositary Receipts melalui secondary listing di Main Board Bursa Efek Hong Kong. Dokumen yang diterima belum memuat harga pelaksanaan, calon pembeli saham baru, maupun rencana penggunaan dananya.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Ada yang ingin ditanyakan soal EMAS? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.