Kamis, 22 Oktober 2026 · 22.15 WIB
IHSG 5.387,91 ▲1,12% USD/IDR 17.943 ▼0,24% Emas (spot) Rp2.339rb ▼1,99%
Topik

Dilusi Saham

35 artikel · terakhir 21 Oktober 2026

21 Oktober 2026Cenderung negatif

NINE Jawab Bursa: Rugi Membesar, Rights Issue Dilusi 53%

Laporan ini condong negatif bagi Techno9, karena jawabannya menegaskan kondisi keuangan yang rapuh, rugi yang justru membesar saat pendapatan susut, auditor memberi peringatan soal kelangsungan usaha, dan dana segar yang terkumpul mayoritas untuk menambal…

21 Oktober 2026Netral

INPS Revisi Rencana Rp125 M, Saham Baru Dilusi 192%

Laporan ini bisa dibaca netral: suntikan dana segar hingga Rp125 miliar dari pemegang saham pengendali memang dibutuhkan untuk menambal ekuitas yang negatif dan rasio utang yang sudah melampaui aset, tapi ongkosnya adalah jumlah saham beredar yang melonjak…

20 Oktober 2026Netral

VISI Private Placement Rp120 Miliar, Saham Publik Makin Terdilusi

Laporan ini bersifat netral dengan sedikit catatan waspada bagi pemegang saham publik: dana segar sekitar Rp120 miliar memang masuk ke kas perusahaan, tetapi porsi publik otomatis tergerus dari 19,99% menjadi 19,24% karena mereka tidak kebagian saham baru,…

20 Oktober 2026Cenderung negatif

EMAS Rencanakan Penambahan Modal, Potensi Dilusi 10%

Rencana ini condong negatif bagi pemegang saham lama karena menambah jumlah saham beredar hingga 10 persen tanpa memberi mereka hak membeli lebih dulu, sehingga porsi kepemilikan mereka otomatis mengecil begitu saham baru terbit. Yang tersentuh adalah jumlah…

20 Oktober 2026Netral

BEI Catatkan 218 Juta Saham Baru APEX, Dilusi 6,15%

Laporan ini bersifat netral bagi fundamental APEX: penambahan 218 juta saham baru memang mengecilkan porsi kepemilikan pemegang saham lama sekitar 6,15 persen, tetapi di sisi lain berpotensi membawa dana segar sekitar Rp70,88 miliar ke kas perusahaan, hanya…

14 Oktober 2026Cenderung negatif

DOOH Jelaskan Rights Issue ke BEI, Dilusi Capai 95,24%

Laporan ini condong negatif bagi pemegang saham publik DOOH, karena skala dilusinya sangat besar, sampai 95,24 persen, dan sebagian besar dana yang terkumpul dari rights issue justru dipakai untuk melunasi utang kepada pengendali sendiri, bukan modal segar…

13 Oktober 2026Cenderung negatif

FORU Tuntaskan Rights Issue, Saham Beredar ke 170 Miliar

Pembesaran basis saham sampai sekitar 365 kali lipat ini condong negatif bagi pemegang saham lama yang tidak menukar haknya, karena porsi kepemilikan mereka tergerus sangat drastis, jauh dari skala dilusi kecil yang biasa dianggap remah. Yang tersentuh…

9 Oktober 2026Cenderung negatif

APEX Jadwalkan Pelaksanaan Konversi Utang Jadi Saham 19 Oktober

Laporan ini tetap condong negatif bagi Apexindo karena inti ceritanya tidak berubah dari rangkaian sebelumnya, yakni utang dolar ke kreditor sindikasi luar negeri yang tidak dibayar tunai, melainkan dilunasi dengan menyerahkan saham baru senilai Rp70,88…

8 Oktober 2026Cenderung negatif

APEX Resmikan Konversi Utang ke HSBC, Saham Terdilusi 5,79%

Laporan ini condong negatif bagi Apexindo karena inti ceritanya belum berubah sejak awal Oktober: perseroan tetap tidak membayar utangnya secara tunai dan memilih menyerahkan saham baru kepada krediturnya, HSBC. Yang tersentuh adalah jumlah saham beredar,…

5 Oktober 2026Cenderung negatif

APEX Tetapkan Konversi Utang Jadi Saham, RUPSLB 7 Oktober

Laporan ini condong negatif bagi Apexindo karena inti ceritanya tidak berubah dari sebelumnya, yakni ketidakmampuan membayar utang dolar tepat waktu setelah fasilitas pinjamannya diperpanjang tiga kali berturut-turut, sampai akhirnya kreditor setuju menerima…

2 Oktober 2026Cenderung negatif

MKNT Terbitkan 1,02 Triliun Saham Baru, Headwell Kuasai 65%

Laporan ini condong negatif bagi pemegang saham lama, karena penerbitan 1,02 triliun saham baru membuat porsi kepemilikan mereka menyusut drastis dari seluruhnya menjadi tinggal sekitar 0,53 persen, sementara PT Headwell Bintang Energi Hijau langsung masuk…

2 Oktober 2026Cenderung negatif

APEX Konversi Utang US$4,1 Juta Jadi Saham, Dilusi 5,79%

Laporan ini condong negatif bagi Apexindo karena inti ceritanya adalah ketidakmampuan membayar utang jatuh tempo secara tunai setelah tiga kali perpanjangan tenor, sehingga kreditor asing akhirnya dibayar dengan saham baru dan pemegang saham lama menanggung…

30 September 2026Cenderung negatif

WSBP Koreksi RUPSLB: Detail Konversi Utang jadi Saham Rp4,3 T

Ralat ini condong negatif bagi pemegang saham lama WSBP, sebab memastikan jumlah saham baru untuk mengubah utang menjadi modal ternyata lebih besar dari yang diumumkan sebelumnya, naik dari maksimal 33,71 miliar menjadi 33,83 miliar lembar saham seri C.…

29 September 2026Netral

INPS Terbitkan 1,25 Miliar Saham Baru, Dana Rp125 M ke GIGP

Laporan ini netral bagi fundamental INPS: suntikan dana memang menutup ekuitas negatif dan memperbaiki likuiditas Perseroan, tetapi kepemilikan pemegang saham selain pengendali tergerus signifikan, sehingga kedua efek itu saling menetralkan bagi pemegang…

28 September 2026Cenderung negatif

FORU Catatkan Tambahan 167 Miliar Saham dari Rights Issue

Laporan ini condong negatif bagi pemegang saham lama FORU karena jumlah saham beredar melonjak lebih dari 360 kali lipat, dari 465,2 juta menjadi 167,5 miliar lembar, sehingga siapa pun yang tidak ikut menambah modal lewat rights issue akan melihat porsi…

25 September 2026Netral

INPS Suntik Modal Rp125 M, Kepemilikan GIGP ke 88,32%

Laporan ini netral: dana segar Rp125 miliar dari pengendali memang menutup ekuitas negatif dan memperbaiki likuiditas perseroan, tapi porsi kepemilikan publik dan Andry Hakim terpangkas signifikan sehingga ini bukan kabar baik murni bagi pemegang saham yang…

24 September 2026Cenderung negatif

HRTA Panggil RUPSLB, Minta Restu Terbitkan Saham Dilusi 10%

Rencana ini condong negatif bagi pemegang saham lama, karena penerbitan saham baru tanpa hak memesan efek terlebih dahulu berpotensi menggerus porsi kepemilikan mereka, sementara harga pelaksanaan dan calon pembelinya belum diungkap sama sekali dalam…

22 September 2026Cenderung negatif

MKNT Rilis Detail Pemodal Baru, Headwell Kuasai 64,9% Saham

Laporan ini condong negatif bagi pemegang saham lama MKNT, karena kepemilikan mereka tergerus habis dari seluruhnya menjadi hanya sekitar 0,53 persen begitu 1,02 triliun saham baru diterbitkan, sementara PT Headwell Bintang Energi Hijau langsung menguasai…

22 September 2026Cenderung negatif

MKNT Terbitkan Saham Baru, Investor Lama Terdilusi ke 0,53%

Laporan ini condong negatif bagi pemegang saham lama karena penerbitan saham barunya begitu besar sehingga porsi kepemilikan mereka susut dari seluruhnya menjadi hanya sekitar 0,53 persen dari total saham perseroan setelah transaksi. Jumlah saham yang beredar…

21 September 2026Cenderung negatif

FORU: Rasio HMETD 100:46.235, Harga Teoretis Turun ke Rp131 dilusi

Laporan ini condong negatif bagi pemegang saham lama karena skala penambahan sahamnya sangat besar, rasio 100:46.235 berarti jumlah saham baru yang berpotensi terbit lebih dari 462 kali jumlah saham lama, jauh di atas rights issue pada umumnya. Yang tersentuh…

16 September 2026Netral

PPGL Bakal Terbitkan 77 Juta Saham Baru Tanpa HMETD

Penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu ini condong netral bagi PPGL, karena dana yang masuk memang bisa memperkuat modal kerja, tapi karena tidak ada jatah untuk pemegang saham lama, penerbitan hingga 10 persen saham baru ini otomatis…

14 September 2026Cenderung negatif

FORU Umumkan Jadwal Rights Issue Rp27,1 T, Dilusi 99,79%

Laporan ini condong negatif bagi pemegang saham lama FORU, karena skala dilusinya termasuk yang paling ekstrem, sampai 99,79 persen bagi yang tidak ikut serta, dan sebagian besar setoran justru datang dari pemegang saham pengendali sendiri dalam bentuk aset…

11 September 2026Cenderung negatif

LAPD Rencanakan Rights Issue Rp100 Miliar, Dilusi 50%

Rencana ini condong negatif bagi pemegang saham lama, karena jumlah saham beredar bisa melonjak 50,42 persen sementara setoran dari pengendali JSI Sinergi Mas sendiri berupa aset saham tambang, bukan uang tunai, sehingga dana segar yang benar-benar masuk ke…

6 September 2026Netral

HATM Rampungkan PMTHMETD, Saham Beredar Naik ke 9,32 Miliar

Laporan ini netral bagi HATM: dana segar sekitar Rp320 miliar dari penambahan modal ini nyata, tetapi kepemilikan pemegang saham lama ikut tergerus hingga 6,87 persen karena seluruh saham baru diserap satu pihak, PT Multi Sarana Nasional. Yang tersentuh…

6 September 2026Netral

HATM Terbitkan 640 Juta Saham Baru, Multi Sarana Kuasai 25,59%

Laporan ini netral bagi HATM: dana sekitar Rp320 miliar yang masuk dari penempatan saham baru ini nyata dan bisa dipakai menambah kapal atau melunasi utang bank, tapi porsi kepemilikan pemegang saham lama, termasuk publik, ikut tergerus karena basis saham…

4 September 2026Netral

RATU Siapkan Penambahan Modal Tanpa HMETD, Dilusi 9,09%

Rencana ini condong netral bagi RATU: dana segar dari penerbitan saham baru bisa memperkuat modal untuk ekspansi usaha, tapi di sisi lain otomatis mengecilkan porsi kepemilikan pemegang saham lama sampai maksimum 9,09 persen, sementara harga jual sahamnya…

4 September 2026Netral

RATU Rinci Harga Penerbitan Saham Baru PMTHMETD, Dilusi 9,09%

Rencana ini tetap condong netral bagi RATU. Dokumen tambahan ini tidak mengubah gambaran dasarnya, hanya merinci mekanismenya, sehingga dana segar untuk ekspansi tetap harus ditimbang terhadap dilusi kepemilikan hingga 9,09 persen dan pengendali yang tidak…

1 September 2026Cenderung negatif

CBRE Rights Issue: Dilusi Bisa Capai 72,22 Persen

Laporan ini condong negatif bagi pemegang saham publik CBRE karena dilusi kepemilikan bisa mencapai 72,22 persen, dan pemegang saham pengendali lama, Omudas Investment Holdco, justru melepas seluruh haknya sehingga kendali perusahaan berpotensi berpindah ke…

29 Agustus 2026Cenderung negatif

HKMU Rilis Rights Issue, Dilusi Saham Lewat HMETD dan Waran

Aksi ini kami nilai negatif bagi pemegang saham lama HKMU, karena jumlah saham baru yang bisa diterbitkan, hingga 129.837 lembar, jauh melampaui jumlah saham beredar saat ini yang baru saja menyusut menjadi 12.978 lembar akibat penggabungan saham sebelumnya,…

21 Agustus 2026Cenderung negatif

MKNT Konversi Utang Rp823 M Jadi Saham, Dilusi Nyaris 100%

Laporan ini condong negatif bagi pemegang saham lama karena jumlah saham baru yang akan diterbitkan hampir menyamai jumlah saham yang sudah beredar sekarang, sehingga porsi kepemilikan investor lama berisiko terpangkas hampir separuh begitu seluruh saham baru…

19 Agustus 2026Netral

BIPP Rencanakan PMTHMETD hingga 10% Saham Baru

Rencana ini condong netral bagi BIPP: dana segar dari penerbitan saham baru memperkuat permodalan dan memperbaiki rasio utang, tapi manfaat itu diimbangi oleh dilusi kepemilikan pemegang saham lama hingga 9,09 persen dan investor yang akan menyuntikkan dana…

19 Agustus 2026Netral

BIPP Terbitkan PMTHMETD 10% Saham Baru, Dilusi Maksimal 9,09%

Rencana ini condong netral bagi BIPP: dana tunai yang masuk memperkuat modal dan menekan rasio utang terhadap ekuitas dari 0,92 kali menjadi 0,87 kali, tapi pemegang saham lama, termasuk pengendali Safire Capital, tetap kehilangan hingga 9,09 persen porsi…

19 Agustus 2026Netral

HATM Terbitkan 868 Juta Saham Baru untuk Afiliasi MSN

Penilaian saya netral dengan catatan penting: suntikan dana Rp320 miliar dan kenaikan ekuitas memang memperkuat permodalan HATM, tetapi seluruh saham baru hanya ditawarkan kepada MSN yang direksinya sama persis dengan direksi HATM dan komisarisnya saling…

10 Agustus 2026Netral

HUMI Catatkan Konversi Waran, Saham Beredar Jadi 18,06 Miliar

Waran adalah hak bagi pemegangnya untuk membeli saham baru perusahaan pada harga tertentu sebelum batas waktu yang ditetapkan, dan begitu dieksekusi, waran itu berubah menjadi saham biasa yang menambah jumlah saham beredar. Pos yang tersentuh langsung adalah…

10 Agustus 2026Netral

PACK Catatkan 441,48 Juta Saham Baru dari Konversi Obligasi

Aksi korporasi ini adalah pencatatan saham baru yang lahir dari konversi Obligasi Wajib Konversi, instrumen utang yang menurut ketentuannya wajib berubah menjadi saham pada waktu tertentu, sehingga kewajiban perseroan kepada pemegang obligasi berpindah…

Seluruh arsip 3897 artikel →