Hasan Aula, anggota Direksi Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), melaporkan ke Otoritas Jasa Keuangan pada 2 Oktober 2026 bahwa kepemilikan sahamnya di perseroan bertambah 1.491.987 lembar. Dengan tambahan ini, jumlah saham yang ia pegang naik dari 7.741.987 unit menjadi 9.233.974 unit saham biasa, atau setara kenaikan 19,27 persen dari jumlah sebelumnya.

Dokumen keterbukaan menyebut jenis transaksinya tercatat sebagai 'lainnya' dengan status kepemilikan tidak langsung, tanggal transaksi 1 Oktober 2026, dan tujuan transaksi berupa Program MESOP (opsi saham karyawan untuk manajemen). Kolom harga pelaksanaan dalam dokumen tidak diisi. Akibat penambahan ini, hak suara Hasan Aula di ERAA naik dari 0,05 persen menjadi 0,06 persen.

Laporan ini menyusul dua laporan serupa dari direksi ERAA dalam sepekan terakhir yang juga berasal dari pencairan opsi Program MESOP, salah satunya tercatat menambah 2,24 juta saham. Dengan laporan terbaru ini, jumlah saham baru yang diketahui mengalir ke direksi dari program insentif yang sama mencapai sedikitnya 3,73 juta lembar.