Kim Jong Woon, anggota direksi Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) yang berkewarganegaraan asing, melaporkan ke Otoritas Jasa Keuangan bahwa pada 1 Oktober 2026 ia menerima tambahan 1.156.453 saham ERAA lewat program kompensasi karyawan MESOP (Management Employee Stock Option Program). Jumlah sahamnya naik dari 1.156.454 unit menjadi 2.312.907 unit, atau bertambah hampir dua kali lipat dari kepemilikan sebelumnya. Transaksi tercatat berjenis repurchase agreement dengan status kepemilikan tidak langsung, dan laporan diterima otoritas pada 2 Oktober 2026.

Meski jumlah sahamnya melonjak tajam secara persentase pribadi, porsi hak suara Kim Jong Woon di ERAA tetap di angka 0,01 persen baik sebelum maupun sesudah transaksi. Ini menunjukkan bahwa secara absolut, tambahan saham tersebut masih sangat kecil dibanding total saham ERAA yang beredar.

Laporan ini menyusul lima laporan serupa pekan ini dari jajaran direksi ERAA yang sama-sama mencairkan opsi program MESOP, yaitu seorang direksi dengan 2,24 juta saham, Hasan Aula dengan 1,49 juta saham, Joy Wahjudi dengan 1,9 juta saham, Djohan Sutanto dengan 975.589 saham, dan Sim Chee Ping dengan 1,18 juta saham. Dengan tambahan dari Kim Jong Woon, total saham yang dicairkan ke jajaran direksi ERAA lewat program MESOP pekan ini mencapai sekitar 8,9 juta lembar.