Direksi Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), Joy Wahjudi, melaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan bahwa kepemilikan sahamnya di perusahaan bertambah dari 3.312.907 lembar menjadi 5.217.412 lembar, setelah transaksi pada 1 Oktober 2026 menambah 1.904.505 lembar. Kenaikan ini setara 57,49 persen dari jumlah saham yang sebelumnya dia pegang, sementara hak suaranya di ERAA naik dari 0,02 persen menjadi 0,03 persen.

Dalam laporan tersebut, jenis transaksi dicatat sebagai 'lainnya' dengan tujuan pencairan Program MESOP, yakni opsi saham untuk karyawan, dan status kepemilikan sahamnya tercatat sebagai kepemilikan tidak langsung. Saham yang bertambah berupa saham biasa, dan kolom harga dalam laporan tidak terisi karena penambahan ini berasal dari pelaksanaan opsi, bukan transaksi jual beli di pasar terbuka.

Laporan ini menyusul sejumlah laporan serupa dari direksi Erajaya lain dalam beberapa hari terakhir yang juga melaporkan penambahan saham lewat program MESOP, termasuk laporan dengan penambahan 1,49 juta lembar dan 2,24 juta lembar saham.