PT Haloni Jane Tbk (HALO) mengirim surat tanggapan bernomor 596/HJ-Tbk/IX/2026 kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), menjawab permintaan penjelasan atas volatilitas transaksi saham perseroan yang diminta BEI melalui surat nomor S-11498/BEI.PP3/09-2026 tertanggal 9 September 2026. Surat tanggapan yang ditandatangani Direktur Taufan Kurniawan ini terbit sehari setelah surat permintaan BEI, tepatnya 10 September 2026.

Dalam jawabannya, manajemen HALO menyatakan sampai saat surat dibuat perseroan belum memiliki rencana aksi korporasi apa pun, sehingga tidak ada informasi atau fakta material yang dapat memengaruhi nilai efek maupun keputusan investasi pemodal, sebagaimana diatur POJK Nomor 31/POJK.04/2015 dan Peraturan BEI Nomor I-E. Perseroan juga menyebut tidak menerima laporan dari pemegang saham tertentu terkait perubahan kepemilikan atau penjaminan saham sesuai POJK Nomor 4 Tahun 2024, tidak berencana melakukan tindakan korporasi dalam tiga bulan ke depan yang dapat memengaruhi status pencatatan sahamnya di bursa, dan tidak ada informasi material lain yang belum diungkapkan ke publik.

Poin terakhir yang dijawab HALO menyangkut rencana pemegang saham pengendali dan utama. Perseroan menegaskan Corporate Secretary telah menanyakan langsung kepada pemegang saham pengendali dan utama, dan sampai saat surat ini dibuat belum ada rencana dari mereka terkait kepemilikan sahamnya di perseroan.