IAPI mendorong satu standar internasional untuk audit laporan keberlanjutan di Indonesia, seiring OJK menyiapkan aturan wajib pengungkapannya.
26 Agustus 2026Dirangkum dari tvOneNews
Foto: tvOneNews
Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) mengusulkan agar Indonesia memakai satu standar internasional saja sebagai acuan audit independen atas laporan keberlanjutan perusahaan, bukan beragam standar yang berbeda-beda antar auditor. Usulan ini disampaikan dalam Business Morning Forum di Jakarta, Rabu (26/8/2026), dan penting karena audit semacam ini nantinya akan menentukan apakah klaim ramah lingkungan sebuah perusahaan bisa dipercaya atau tidak.
IAPI meminta regulator memastikan infrastruktur pengawasan, mulai dari registrasi, sertifikasi, inspeksi, hingga penegakan aturan, sudah siap dan setara bagi seluruh penyedia jasa audit sebelum kewajiban ini mulai berlaku pada 2029. Usulan ini muncul saat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sedang merampungkan Rancangan Peraturan OJK tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan, yang akan mewajibkan pengungkapan informasi keberlanjutan bagi pelaku usaha sektor keuangan, emiten, dan perusahaan publik. IAPI sendiri sudah menerbitkan Draf Eksposur Standar Asurans Keberlanjutan (SAKb) 5000 pada 24 Juli 2026, hasil adopsi dari standar internasional ISSA 5000.
Menurut IAPI, ekosistem pelaporan keberlanjutan di Indonesia belum sematang pelaporan keuangan, sehingga rawan salah saji, bias, atau klaim keberlanjutan yang tidak sesuai kondisi sebenarnya alias greenwashing. Badan pengawas pasar modal dunia, IOSCO, juga menempatkan perlindungan investor dari greenwashing sebagai fokus global, karena IAPI menilai risikonya bukan cuma soal reputasi perusahaan, tapi bisa menjalar jadi risiko yang lebih luas bagi sistem keuangan.
Dari sejumlah opsi yang ada, IAPI mengusulkan SAKb 5000, adopsi dari ISSA 5000 milik Badan Federasi Akuntan Internasional (IFAC), sebagai satu-satunya standar resmi asurans keberlanjutan di Indonesia.
Artikel ini informasi, bukan ajakan atau rekomendasi membeli maupun menjual instrumen investasi apa pun. Keputusan investasi beserta risikonya sepenuhnya tanggung jawab pembaca.
Ada yang ingin ditanyakan soal berita ini? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.