PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mengumumkan penggabungan usaha antara dua entitas anaknya di bidang pelayaran, yaitu PT Lintas Bahana Abadi (LBA) dan PT Bahana Indonor (BI), yang terjadi pada 29 September 2026. Dalam skema ini, LBA melebur ke dalam BI yang bertindak sebagai entitas penerima penggabungan, sehingga BI tetap berdiri sedangkan LBA bubar. Keterbukaan informasi ini disampaikan Corporate Secretary INTP, Dani Handajani, kepada Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia.

Setelah penggabungan, total aset BI tercatat Rp400,8 miliar. Perseroan menyebut tujuan aksi ini adalah menciptakan sinergi antara dua anak usaha yang sama-sama bergerak di bidang pelayaran, guna mendukung kegiatan distribusi semen INTP. Seluruh dana yang dipakai dalam proses ini berasal dari kas internal kedua perusahaan, tanpa melibatkan pinjaman atau suntikan dana baru dari induk usaha.

INTP menegaskan penggabungan ini bukan transaksi material sebagaimana diatur POJK No. 17/2020 tentang Transaksi Material, dan juga bukan transaksi afiliasi atau benturan kepentingan menurut POJK No. 42/2020, karena LBA dan BI sama-sama merupakan entitas anak Perseroan. Perusahaan menyatakan tidak ada dampak khusus terhadap aspek hukum maupun kelangsungan usaha INTP akibat aksi korporasi ini.