KETR: FSMN Lepas 994 Juta Saham, Hak Suara ke 18,13%
FSMN melepas 994.372.000 saham KETR seharga Rp523 per lembar untuk divestasi, memangkas hak suaranya dari 53,13 persen menjadi 18,13 persen dan mengakhiri posisi sebagai pemegang saham mayoritas.
28 September 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
PT Ketrosden Triasmitra Tbk (KETR) menerima laporan keterbukaan informasi dari pemegang saham Fajar Sejahtera Mandiri Nusantara (FSMN) yang menjual 994.372.000 lembar saham KETR secara tidak langsung pada 28 September 2026. Transaksi berupa penjualan saham biasa dilakukan dengan harga Rp523 per saham, dengan tujuan yang disebutkan dalam laporan sebagai divestasi.
Sebelum transaksi, FSMN menguasai 1.509.563.417 saham KETR dengan hak suara 53,13 persen, posisi yang menempatkannya sebagai pemegang saham mayoritas. Setelah penjualan, kepemilikannya tersisa 515.191.417 saham dengan hak suara 18,13 persen, setara dengan pelepasan 65,87 persen dari total saham yang sebelumnya dipegang FSMN.
Perubahan struktur kepemilikan ini muncul menjelang rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) KETR yang telah dijadwalkan pada 12 November 2026, meski agenda resmi rapat tersebut belum diumumkan.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Ada yang ingin ditanyakan soal KETR? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.