PT Ketrosden Triasmitra Tbk (KETR) menerima laporan keterbukaan informasi dari pemegang saham Fajar Sejahtera Mandiri Nusantara (FSMN) yang menjual 994.372.000 lembar saham KETR secara tidak langsung pada 28 September 2026. Transaksi berupa penjualan saham biasa dilakukan dengan harga Rp523 per saham, dengan tujuan yang disebutkan dalam laporan sebagai divestasi.

Sebelum transaksi, FSMN menguasai 1.509.563.417 saham KETR dengan hak suara 53,13 persen, posisi yang menempatkannya sebagai pemegang saham mayoritas. Setelah penjualan, kepemilikannya tersisa 515.191.417 saham dengan hak suara 18,13 persen, setara dengan pelepasan 65,87 persen dari total saham yang sebelumnya dipegang FSMN.

Perubahan struktur kepemilikan ini muncul menjelang rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) KETR yang telah dijadwalkan pada 12 November 2026, meski agenda resmi rapat tersebut belum diumumkan.