Leyand International Tbk (LAPD) menerbitkan ralat pemanggilan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), mengubah jadwal rapat dari sebelumnya Selasa, 20 Oktober 2026 pukul 10.00 WIB menjadi Kamis, 29 Oktober 2026 pukul 13.00 WIB. Lokasi rapat tetap di Meeting Room Hotel Maia, Jalan HBR Motik, Tanah Abang, Jakarta Pusat, dan digelar secara hibrida lewat aplikasi eASY.KSEI. Pemegang saham yang berhak hadir adalah yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham per 25 September 2026 pukul 16.00 WIB.
Agenda utama rapat adalah persetujuan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu kedua (PMHMETD II). Perseroan berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 2 miliar saham Seri B dengan nilai nominal Rp25 per saham, setara sekitar 50,42 persen dari jumlah saham yang sudah diterbitkan sebelum rencana ini dijalankan. Pemegang saham juga diminta menyetujui perubahan Pasal 4 Anggaran Dasar terkait penerbitan saham Seri B itu, sekaligus memberi kuasa kepada Direksi untuk menentukan rasio hak memesan efek, harga pelaksanaan, jadwal, dan penggunaan dana hasil rights issue tersebut.
Rapat juga akan menetapkan PT JSI Sinergi Mas sebagai pemegang saham pengendali baru Perseroan, sesuai Pasal 45 POJK No. 45/2024. Agenda lain mencakup perubahan susunan direksi sehubungan dengan rencana pengunduran diri Bambang Rahardja Burhan dari jabatan Direktur, serta perubahan nama Perseroan dari PT Leyand International Tbk menjadi PT JSI Sinergi Internasional Tbk dan perubahan domisili dari Jakarta Pusat ke Jakarta Selatan.
Selain itu, pemegang saham diminta menyetujui perubahan alamat kantor Perseroan, dari Panin Tower Senayan City Lantai 11, Jalan Asia Afrika, Jakarta Pusat, menjadi Gedung Recapital Lantai 3, Jalan Adityawarman No. 55, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
