PT Leyand International Tbk (LAPD) menggelar Paparan Publik Tahunan pada Kamis, 29 Oktober 2026, pukul 15.00 sampai 15.40 WIB di Meeting Room Hotel Maia, Jalan Kebon Kacang Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Acara dihadiri 20 peserta dari luar manajemen dan karyawan perseroan, dengan jajaran yang hadir dari pihak perusahaan adalah Direktur Utama Jamal Abdul Nasir Bamadhaj, Direktur Achmad Rifky, Komisaris Utama Sayid Muhammad Riyadh, dan Corporate Secretary Handayani Rahayu.

Dalam sesi tanya jawab, media menyoroti komitmen PT JSI Sinergi Mas sebagai pemegang saham pengendali baru sejak 2025. Manajemen menjawab bahwa langkah konkretnya adalah mengakuisisi PT Bersaudara Sinergi Sejahtera (BSS), perusahaan jasa kontraktor pertambangan yang beroperasi terutama di Kalimantan. Perseroan menilai bisnis ini menarik karena mengandalkan kontrak jasa berulang, yang menurut manajemen memberi kepastian pendapatan lebih baik dibanding bisnis distribusi FMCG yang dijalankan perseroan saat ini.

Saat ditanya soal kondisi keuangan, manajemen secara terbuka mengakui perseroan masih menghadapi penurunan pendapatan, keterbatasan likuiditas, dan posisi ekuitas yang negatif. Rencana yang disiapkan meliputi restrukturisasi usaha, divestasi bisnis yang tidak lagi sejalan dengan arah baru, serta akuisisi BSS yang dijalankan melalui mekanisme PMHMETD II atau penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu tahap kedua. Manajemen menargetkan proses restrukturisasi ini berjalan bertahap hingga tahun 2027.