PT Leyand International Tbk (LAPD) memanggil pemegang sahamnya untuk menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Selasa, 20 Oktober 2026, pukul 10.00 WIB, di Hotel Maia, Jalan HBR Motik No. 4, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Rapat digelar secara fisik dan elektronik lewat aplikasi eASY.KSEI, dengan pemegang saham yang berhak hadir adalah yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham per 25 September 2026 pukul 16.00 WIB. Ada enam agenda dalam rapat ini, mulai dari penambahan modal, perubahan Anggaran Dasar, penetapan pemegang saham pengendali, pergantian direksi, ganti nama dan domisili perseroan, hingga perubahan alamat kantor.

Agenda utama adalah persetujuan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD II), yaitu penerbitan saham baru kepada pemegang saham lama secara proporsional. Perseroan berencana menerbitkan saham Seri B sebanyak-banyaknya 2.000.000.000 lembar dengan nilai nominal Rp25 per saham, setara sekitar 50,42 persen dari jumlah saham Leyand yang beredar sebelum aksi ini. Harga pelaksanaan, rasio HMETD, jadwal, dan penggunaan dana hasil rights issue belum ditetapkan dalam pemanggilan ini, karena RUPS akan memberi kuasa dan wewenang kepada Direksi untuk menentukan semua rincian tersebut kemudian.

Rapat ini juga akan meminta persetujuan pemegang saham atas penetapan PT JSI Sinergi Mas sebagai pemegang saham pengendali baru Leyand, sesuai ketentuan Pasal 45 POJK No. 45 Tahun 2024. Sejalan dengan itu, perseroan mengusulkan perubahan nama dari PT Leyand International Tbk menjadi PT JSI Sinergi Internasional Tbk, serta pemindahan domisili dari Jakarta Pusat ke Jakarta Selatan. Di agenda susunan pengurus, RUPS akan memutuskan pengunduran diri Bambang Rahardja Burhan dari jabatan Direktur Perseroan, yang baru berlaku sah setelah disetujui dalam rapat.

Sebagai bagian dari restrukturisasi ini, kantor Leyand juga akan pindah dari Gedung Senayan City Panin Tower Lantai 11, Jalan Asia Afrika Lot 19, Jakarta Pusat, ke Gedung Recapital Lantai 3, Jalan Adityawarman No. 55, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Perseroan tidak mengirim undangan terpisah kepada pemegang saham, sehingga pemanggilan ini berlaku sebagai undangan resmi. Pemegang saham yang ingin memberi kuasa dan memberikan suara secara elektronik dapat menggunakan aplikasi eASY.KSEI hingga Senin, 19 Oktober 2026 pukul 12.00 WIB, satu hari kerja sebelum rapat berlangsung.