PT Homeco Victoria Makmur Tbk (LIVE) membukukan pendapatan Rp131,22 miliar untuk sembilan bulan pertama 2026, turun 36 persen dibandingkan Rp204,97 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Penurunan pendapatan ini menggerus laba kotor emiten produsen barang rumah tangga berbahan plastik ini menjadi Rp56,55 miliar, dari sebelumnya Rp84,26 miliar. Setelah dikurangi beban usaha dan beban bunga pinjaman bank sebesar Rp10,34 miliar, laba bersih perusahaan anjlok 73 persen menjadi Rp2,83 miliar, dari Rp10,31 miliar pada sembilan bulan pertama 2025.

Di sisi laporan posisi keuangan per akhir September 2026, total aset LIVE tercatat Rp516,93 miliar, turun tipis dari Rp526,71 miliar pada akhir 2025. Total liabilitas turun 6,6 persen menjadi Rp179,49 miliar, salah satunya karena cicilan utang bank jangka pendek yang jatuh tempo dalam setahun berkurang dari Rp155,01 miliar menjadi Rp142,28 miliar. Ekuitas perusahaan justru naik tipis menjadi Rp337,44 miliar. Kas dan setara kas perusahaan naik hampir dua kali lipat, dari Rp2,66 miliar menjadi Rp5,12 miliar, ditopang arus kas dari aktivitas operasi yang berbalik menjadi positif Rp7,46 miliar, dari sebelumnya negatif Rp16,13 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Laporan ini juga mencantumkan informasi anak usaha, PT Trisinar Indopratama, yang bergerak di industri barang plastik untuk pengemasan, mainan anak-anak, serta perlengkapan rumah tangga di Tangerang dan telah beroperasi komersial sejak 1995. LIVE menguasai 99,92 persen saham perusahaan tersebut, dengan total aset anak usaha itu tercatat Rp230,96 miliar. Laporan keuangan kuartal III 2026 ini disampaikan dalam bentuk tidak diaudit, dengan surat pernyataan direksi bertanggal 2 November 2026.