PT Logisticsplus International Tbk (LOPI) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Ketiga pada Senin, 19 Oktober 2026, di SAV Building, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Rapat berlangsung hanya delapan menit, dari pukul 10.16 hingga 10.24 WIB, dan dihadiri pemegang saham yang mewakili 122.054.841 saham atau 24,47 persen dari seluruh saham dengan hak suara sah. Agenda tunggal rapat adalah persetujuan rencana Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), yaitu penerbitan saham baru tanpa memberi pemegang saham lama hak pertama untuk membeli saham tersebut.

Yang menarik, kuorum kehadiran untuk rapat ini bukan dihitung dari seluruh pemegang saham, melainkan khusus dari kelompok pemegang saham independen, sesuai surat Otoritas Jasa Keuangan Nomor S-41/PM.2/2026 tanggal 11 September 2026. Kuorum yang disyaratkan adalah 23,7 persen dari saham milik pemegang saham independen, dan syarat ini terpenuhi. Pengaturan kuorum khusus semacam ini biasanya dipakai ketika transaksi melibatkan pihak yang berpotensi memiliki benturan kepentingan, sehingga suara pemegang saham independen yang menentukan.

Hasil pemungutan suara menunjukkan 116.494.841 saham atau 23,35 persen memilih setuju, 5.559.900 saham atau 1,11 persen abstain, dan hanya 100 saham atau 0,00002 persen menyatakan tidak setuju. Total suara yang dihitung mendukung keputusan, yakni suara setuju ditambah abstain, mencapai 122.054.741 saham atau 24,47 persen, sehingga rencana PMTHMETD resmi disetujui. Hasil rapat ini dituangkan dalam Akta Notaris Nomor 63 tanggal 19 Oktober 2026 yang dibuat oleh Dr. Sugih Haryati, SH, M.Kn, notaris di Jakarta Selatan. Rapat dihadiri langsung oleh Direktur Utama Wahyu Dwi Jatmiko, Direktur Budi Mulyana, Komisaris Utama Arfindi Batubara, dan Komisaris Independen Ferianto, namun dokumen ini belum merinci jumlah saham baru yang akan diterbitkan maupun harganya.