MPIX: Direksi Lepas 80% Saham, Suara Tinggal 0,32%
Direksi MPIX, Rio Adetya Rizky, menjual 20 juta saham atau 80 persen dari kepemilikannya pada 5 Oktober 2026 seharga Rp75 per saham, memangkas hak suaranya jadi 0,32 persen.
7 Oktober 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
Rio Adetya Rizky, anggota Direksi PT Mitra Pedagang Indonesia Tbk (MPIX), melaporkan penjualan 20.000.000 lembar saham MPIX pada 5 Oktober 2026 dengan harga Rp75 per saham, berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan ke Otoritas Jasa Keuangan pada 7 Oktober 2026. Jumlah saham yang dijual itu setara 80 persen dari seluruh saham MPIX yang sebelumnya dimiliki Rio, yakni 25.000.000 lembar, sehingga kepemilikannya kini tersisa 5.000.000 lembar.
Transaksi ini tercatat sebagai penjualan tidak langsung dengan tujuan divestasi. Dengan harga Rp75 per saham, nilai total penjualan tersebut sekitar Rp1,5 miliar. Akibat pelepasan saham ini, hak suara Rio di MPIX turun drastis dari 1,5999 persen menjadi hanya 0,32 persen. Dokumen laporan tidak merinci pihak yang membeli saham tersebut.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Ada yang ingin ditanyakan soal MPIX? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.