Nasabah PNM Mekaar Sulap Sampah Pasar Jadi Kerajinan
Seorang mantan guru mengubah kulit jagung dan pecahan kaca dari sampah pasar menjadi kerajinan bernilai jual setelah penghasilannya anjlok akibat pandemi.
16 September 2026Dirangkum dari tvOneNews
Foto: tvOneNews
Zulhaida Sitanggang sempat kehilangan sebagian besar penghasilannya sebagai guru saat pandemi Covid-19 melanda pada 2020, ketika sekolah tempatnya mengajar memangkas honor secara signifikan akibat ketidakpastian operasional. Tekanan ekonomi itu membuatnya memilih berhenti mengajar dan mencari sumber penghasilan baru dari rumah. Kisahnya menggambarkan bagaimana warga terdampak pandemi memanfaatkan pembiayaan mikro seperti PNM Mekaar untuk beralih profesi, dari pekerja formal menjadi pelaku usaha rumahan.
Langkah awal Zulhaida tidak mudah. Usaha jualan tanaman hias secara daring yang lebih dulu ia rintis tidak bertahan lama. Titik balik datang ketika ia bergabung dengan komunitas alumni yang mengumpulkan barang bekas untuk disalurkan sebagai bantuan bagi warga terdampak pandemi, dari situ ia melihat peluang pada tumpukan gelas dan piring retak yang sudah tidak laku dijual.
Pecahan kaca itu ia hias dengan tali dari kain bekas lalu dijual secara daring, dengan sebagian hasil penjualan disisihkan untuk kegiatan amal. Dua gelas hias pertamanya laku seharga seratus ribu rupiah, modal kepercayaan diri yang mendorongnya mencoba bahan lain, yakni kulit jagung bekas yang ia ambil sendiri dari tempat sampah pasar tradisional.
Zulhaida belajar mengolah kulit jagung menjadi rangkaian bunga secara otodidak lewat video tutorial, meski hasil percobaan pertamanya jauh dari sempurna. Satu unggahan di media sosial cukup menarik minat pembeli dan membuka jalan bagi usahanya, sementara bimbingan dari seorang perajin senior kemudian membantunya memperbaiki teknik pengolahan agar kerajinan lebih tahan lama dan tidak mudah berjamur.
Ada yang ingin ditanyakan soal berita ini? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.