Setelah satu dekade dikenal sebagai penyedia layanan administrasi pajak digital, OnlinePajak kini bertransformasi menjadi Achilles, sebuah ekosistem bisnis yang cakupannya lebih luas. Perubahan ini penting bagi pelaku usaha karena berbagai kebutuhan operasional, mulai dari kepatuhan pajak, transaksi, dokumen digital, hingga akses pendanaan, kini bisa dikelola dalam satu platform yang sama.
Dalam peluncuran identitas barunya, Achilles menawarkan akses gratis hingga 50.000 transaksi per bulan bagi pelaku usaha. Layanan yang tercakup di antaranya pelaporan SPT, pembuatan invoice, penerbitan e-Faktur, serta akses pengajuan pembiayaan. Saat ini platform tersebut telah digunakan oleh lebih dari 150.000 entitas bisnis di Indonesia.
Chief Executive Officer Achilles, Charles Guinot, menjelaskan bahwa transformasi ini merupakan respons atas kebutuhan dunia usaha yang kian kompleks dan tidak lagi berhenti pada urusan kepatuhan pajak semata. Menurutnya, bisnis membutuhkan ekosistem yang menghubungkan kepatuhan, transaksi, pendanaan, dan intelijen bisnis dalam satu pengalaman yang terintegrasi, sehingga pelaku usaha dari berbagai skala dapat lebih fokus mengembangkan usahanya.
Untuk menjaga keamanan data penggunanya, Achilles menerapkan standar ISO 27001 dan beroperasi di bawah pengawasan Bank Indonesia serta Direktorat Jenderal Pajak. Perusahaan menyatakan akan terus mengembangkan ekosistem ini agar dapat memangkas kerumitan operasional bisnis di Indonesia.