Di tengah aksi penyampaian aspirasi yang terjadi di sejumlah daerah, kalangan pengusaha meminta agar situasi tetap aman dan kondusif. Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) menilai stabilitas menjadi syarat penting agar aktivitas masyarakat, perdagangan, dan investasi tetap berjalan normal.
Sekretaris Jenderal BPP HIPMI, Anthony Leong, menyatakan penyampaian aspirasi adalah bagian dari demokrasi yang harus dihormati, tetapi stabilitas ekonomi sama pentingnya untuk dijaga bersama. Menurutnya, situasi yang tenang memberi kepastian bagi pengusaha untuk beroperasi, memperluas usaha, berinvestasi, dan membuka lapangan kerja baru.
Anthony mengingatkan, jika ketidakpastian berlangsung lama, pengusaha cenderung menunda keputusan bisnis atau bersikap wait and see. Dampaknya tidak hanya dirasakan investasi besar, tetapi juga merembet ke pedagang, UMKM, pekerja harian, restoran, ritel, transportasi, dan logistik, yaitu usaha-usaha yang bergantung langsung pada mobilitas masyarakat sehari-hari.
Ia juga menekankan bahwa kondusivitas bukan semata soal keamanan, melainkan juga soal kepercayaan terhadap perekonomian nasional. Ketika ada kepastian, pengusaha disebut lebih berani melakukan ekspansi, investasi, dan merekrut pekerja baru.
