Pusat Perbelanjaan RI Beralih ke Konsep Pengalaman
Pusat perbelanjaan di Indonesia bergeser dari sekadar tempat transaksi menjadi ruang pengalaman, seiring rebranding Star Maju Sentosa menjadi Joysparks Group.
18 Agustus 2026Dirangkum dari tvOneNews
Foto: tvOneNews
Arahnya ke mana
Yang berubah di sini adalah identitas korporat: PT Star Maju Sentosa menyatukan sejumlah usahanya, mulai dari Star Department Store dan Happy Harvest Supermarket, di bawah nama baru Joysparks Group, dan akan menambah toko buku baru bernama Lintas Bookstore yang rencananya buka akhir 2026. Yang terdampak langsung adalah karyawan dan mitra bisnis di gerai-gerai itu, sementara pengunjung mal akan makin sering menemui pusat perbelanjaan yang menambah tempat nongkrong, hiburan, dan kegiatan komunitas, bukan cuma deretan toko. Langkah menyatukan banyak merek ritel di bawah satu payung ini sejalan dengan catatan riset CBRE bahwa pasar ritel Jakarta bergeser dari sekadar tempat belanja menjadi tempat yang membuat orang mau datang berulang kali, cara pusat perbelanjaan mempertahankan pengunjung di tengah gempuran belanja daring. Yang akan menunjukkan apakah strategi ini berjalan adalah pembukaan Lintas Bookstore akhir tahun ini, serta apakah pengelola pusat perbelanjaan lain ikut mengubah konsep gerainya dengan cara serupa.
Industri ritel Indonesia sedang mengubah cara pusat perbelanjaan menjaring pengunjung. Mal yang selama ini mengandalkan transaksi jual beli kini didorong menjadi tempat orang mau datang, berinteraksi, dan kembali lagi, sebuah respons atas makin banyaknya pilihan belanja lewat platform daring.
Riset properti CBRE mencatat pasar ritel Jakarta pada 2026 bergeser dari model berbasis transaksi menuju ekosistem yang berorientasi pengalaman. Segmen gaya hidup seperti makanan dan minuman, fesyen, olahraga, dan rekreasi diproyeksikan menjadi salah satu pendorong utama permintaan ruang ritel ke depan.
Perubahan ini terlihat pada langkah PT Star Maju Sentosa yang mengganti identitas korporatnya menjadi Joysparks Group. Nama baru ini akan menaungi Star Department Store dan Happy Harvest Supermarket, serta lini usaha baru Lintas Bookstore yang dijadwalkan mulai beroperasi akhir 2026. Finance Director Joysparks Group, Deddy Wongso, mengatakan langkah itu lahir dari kebutuhan menyatukan portofolio bisnis yang terus bertambah di bawah satu payung.
Persaingan ritel semakin kompleks karena konsumen punya lebih banyak pilihan lewat e-commerce. Pusat perbelanjaan pun dituntut memberi alasan tambahan agar masyarakat tetap mau datang secara fisik, bukan hanya bertransaksi lewat layar.
ritelpusat perbelanjaanJoysparks GroupCBRE
Foto dari tvOneNews, dipakai sebagai dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Artikel ini rangkuman editorial The Signal dari liputan tvOneNews, bukan salinan langsung. Untuk versi lengkap dan mutakhir, baca artikel aslinya.
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.