Sebuah perusahaan asal Bandung, PT Visi Indonesia Parama, menandatangani kesepakatan bisnis dengan importir Arab Saudi, Bassam Salem Abdullah Fotis Company, untuk memasarkan cokelat bubuk dan karbon aktif ke pasar Timur Tengah. Nilai kesepakatan itu tercatat US$197.305 atau sekitar Rp3,5 miliar, ditandatangani di Bandung pada 10 Agustus 2026.

Kesepakatan ini merupakan tindak lanjut dari penjajakan bisnis yang difasilitasi Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Jeddah sejak Desember 2025 hingga Maret 2026. Sebelum penandatanganan, pihak buyer asal Arab Saudi sempat mengunjungi langsung fasilitas produksi PT Visi Indonesia Parama untuk memeriksa kualitas dan kapasitas produksi.

Angka BPSNilai ekspor
26,2 miliar US$Juli 2026

Nilai barang yang dijual Indonesia ke luar negeri. Naik 0,76 miliar US$ dibanding Juni 2026. Posisinya di atas rata-rata 12 bulan terakhir (24.007,8).

Februari 2024: 19,3 miliar US$Maret 2024: 22,6 miliar US$April 2024: 19,7 miliar US$Mei 2024: 22,4 miliar US$Juni 2024: 21,1 miliar US$Juli 2024: 22,5 miliar US$Agustus 2024: 23,6 miliar US$September 2024: 22,2 miliar US$Oktober 2024: 24,8 miliar US$November 2024: 24,1 miliar US$Desember 2024: 23,6 miliar US$Januari 2025: 21,4 miliar US$Februari 2025: 21,9 miliar US$Maret 2025: 23,2 miliar US$April 2025: 20,7 miliar US$Mei 2025: 24,6 miliar US$Juni 2025: 23,4 miliar US$Juli 2025: 24,7 miliar US$Agustus 2025: 24,9 miliar US$September 2025: 24,7 miliar US$Oktober 2025: 24,2 miliar US$November 2025: 22,5 miliar US$Desember 2025: 26,3 miliar US$Januari 2026: 22,2 miliar US$Februari 2026: 22,2 miliar US$Maret 2026: 22,5 miliar US$April 2026: 25,3 miliar US$Mei 2026: 23,2 miliar US$Juni 2026: 25,5 miliar US$Juli 2026: 26,2 miliar US$FebMeiAguNovFebMeiAguNovFebMeiJul20242025202626.29019.349Agustus 2025: 24,9 miliar US$September 2025: 24,7 miliar US$Oktober 2025: 24,2 miliar US$November 2025: 22,5 miliar US$Desember 2025: 26,3 miliar US$Januari 2026: 22,2 miliar US$Februari 2026: 22,2 miliar US$Maret 2026: 22,5 miliar US$April 2026: 25,3 miliar US$Mei 2026: 23,2 miliar US$Juni 2026: 25,5 miliar US$Juli 2026: 26,2 miliar US$AguOktDesFebAprJunJul2025202626.29022.156

Sumber: Badan Pusat Statistik, Nilai Ekspor. Diolah The Signal.

Transaksi ini terjadi di tengah hubungan dagang Indonesia-Arab Saudi yang jauh lebih besar skalanya. Sepanjang Januari-Juni 2026, total perdagangan nonmigas kedua negara mencapai US$1,68 miliar, dengan ekspor Indonesia sebesar US$1,02 miliar dan impor US$165,10 juta. Pada 2025, total perdagangan nonmigas tercatat US$1,94 miliar dengan surplus bagi Indonesia sebesar US$1,82 miliar.

Selama ini produk ekspor utama Indonesia ke Arab Saudi didominasi kendaraan dan bagiannya, lemak dan minyak nabati, kapal, serta produk kayu, sementara Indonesia banyak mengimpor garam, plastik, dan bahan kimia dari negara tersebut. Cokelat bubuk dan karbon aktif belum masuk dalam kelompok komoditas ekspor utama itu.