PT Pertamina Patra Niaga kembali menegaskan komitmennya mendampingi usaha mikro, kecil, dan menengah lewat pendampingan terstruktur dan pembukaan akses pasar yang lebih luas. Lewat ajang Pertamina SMEXPO, perusahaan memberi ruang bagi UMKM binaannya untuk memperkenalkan produk, menjajaki pasar baru, dan membangun jejaring usaha. VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora menyebut langkah ini sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas dan daya saing pelaku usaha lokal.

Salah satu contoh yang diangkat adalah Difa Kreasi, kelompok usaha anyaman lidi yang dibina Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai sejak 2020. Usaha ini dirintis oleh Siti Rohani, yang sebelumnya bekerja sebagai buruh harian angkut kelapa sawit bersama suaminya, pekerjaan yang membuat pendapatannya tidak menentu. Titik baliknya datang setelah ia mendapat pelatihan teknik menganyam lidi dari penyuluh lapangan di Kecamatan Sungai Sembilan, Dumai, lalu dibina lebih jauh oleh Pertamina lewat program Pertamina UMK Academy, mulai dari pengelolaan keuangan usaha, strategi pemasaran, hingga pemanfaatan media sosial.

Hasil pembinaan itu kini terlihat dari jangkauan pasar Difa Kreasi yang tidak lagi terbatas di Dumai, melainkan sudah menjual produknya ke pembeli di Medan dan Jambi. Bagi Siti, keikutsertaannya di Pertamina SMEXPO bukan sekadar soal berjualan, melainkan juga jadi ruang berbagi pengalaman dan penyemangat kemandirian bagi pelaku usaha perempuan lain.