Pembangunan Graha Lestari Indah Tbk (PGLI) menggelar Public Expose Insidentil setelah Bursa Efek Indonesia menghentikan sementara perdagangan sahamnya di Pasar Reguler dan Pasar Tunai pada 8 Oktober 2026, melalui pengumuman Peng-SPT-00207/BEI.WAS/10-2026 tanggal 7 Oktober 2026. BEI juga meminta perseroan menggelar public expose ini lewat surat elektronik tanggal 8 Oktober 2026, sebagai bagian dari penyebaran informasi ke pemegang saham. Perdagangan saham PGLI dibuka kembali pada 9 Oktober 2026 lewat pengumuman Peng-UPT-00214/BEI.WAS/10-2026, dan acara public expose sendiri dijadwalkan 13 Oktober 2026 melalui Zoom.

Materi yang disampaikan memuat data pergerakan harga saham sepanjang 29 September sampai 9 Oktober 2026. Saham PGLI naik 100,89 persen dari harga terendah Rp200 pada 29 September menjadi harga tertinggi Rp426 pada 9 Oktober, dengan total nilai transaksi selama periode itu mencapai Rp9,68 miliar. Transaksi harian terbesar terjadi pada 5 Oktober 2026 senilai Rp2,92 miliar. Manajemen menyatakan pergerakan harga dan kenaikan volume transaksi itu merupakan hasil dinamika pasar, tidak ada informasi atau fakta material lain yang belum diungkap ke publik, dan tidak ada perubahan komposisi pemegang saham pengendali. Susunan pemegang saham tercatat PT Alam Lestari Investindo 46,82 persen dan masyarakat 53,18 persen.

Dari sisi kinerja keuangan, pendapatan kuartal II 2026 tercatat Rp10,45 miliar, naik dari Rp9,26 miliar pada kuartal II 2025, dengan segmen hotel naik dari Rp3,73 miliar menjadi Rp5,10 miliar sementara segmen Le Chic Bake House sedikit turun dari Rp5,53 miliar menjadi Rp5,35 miliar. Laba kotor konsolidasi naik dari Rp3,68 miliar menjadi Rp5,10 miliar. Total aset per kuartal II 2026 tercatat Rp34,18 miliar, turun dari Rp35,76 miliar pada akhir 2025, seiring total liabilitas yang juga turun dari Rp22,92 miliar menjadi Rp21,22 miliar, sementara ekuitas naik tipis dari Rp12,84 miliar menjadi Rp12,97 miliar.

Untuk rencana usaha, perseroan menyebut akan meningkatkan efisiensi operasional terutama pemakaian listrik, memaksimalkan pemasaran ballroom dan kamar Hotel Travellers Suites Medan, menambah outlet Le Chic Bakehouse di beberapa mal di Medan sambil mengevaluasi outlet yang kontribusi labanya kecil, serta menyebut entitas asosiasinya, PT Aek Simonggo Energi, telah beroperasi komersial dan diharapkan memberi kontribusi positif.