PNM Dampingi UMKM Ubah Eceng Gondok Jadi Kerajinan
Nasabah PNM Mekaar di Bekasi mengubah eceng gondok yang tumbuh liar di sungai menjadi kerajinan anyaman yang kini dipasarkan hingga Yogyakarta dan Bali.
12 Oktober 2026Dirangkum dari tvOneNews
Foto: tvOneNews
Eceng gondok yang biasanya dianggap gulma pengganggu sungai di Tegalwaru, Bekasi, justru menjadi sumber penghasilan bagi Maryati. Ia mengolah tanaman air itu menjadi beragam kerajinan anyaman seperti tas dan keranjang yang memiliki nilai jual. Kisah ini jadi contoh bagaimana program pembiayaan mikro bagi perempuan pelaku usaha bisa mendorong produk rumahan menembus pasar yang lebih luas.
Usaha Maryati bermula dari bahan yang mudah ditemukan di sekitar rumahnya, lalu berkembang setelah ia bergabung sebagai nasabah PNM Mekaar, program pembiayaan dan pendampingan usaha ultra mikro milik PT Permodalan Nasional Madani. Melalui program itu, Maryati mendapat pendampingan untuk meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas akses pasarnya.
Hasilnya, kerajinan eceng gondok buatan Maryati kini sudah dipasarkan ke luar Bekasi, termasuk ke Yogyakarta dan Bali. Maryati mengaku usahanya berawal dari pengamatan sederhana terhadap tanaman di sekitar rumah yang kemudian ia kembangkan hingga bisa dijual ke daerah lain, dan ia berniat terus memperluas usahanya agar produknya semakin dikenal.
PNM menyebut pendampingan semacam ini sejalan dengan pendekatan mereka terhadap nasabah, yakni tidak sekadar memberi akses pembiayaan, tetapi juga membantu nasabah mengembangkan kapasitas usaha dan melihat peluang pasar yang lebih luas.
Ada yang ingin ditanyakan soal berita ini? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.