Presiden Prabowo Bakal Tutup 750 Lebih BUMN Sampai 2026
Presiden Prabowo menyatakan 290 dari 1.074 BUMN sudah ditutup, dan pemerintah menargetkan hanya menyisakan maksimal 300 BUMN pada akhir 2026.
14 Agustus 2026Dirangkum dari tvOneNews
Foto: tvOneNews
Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa 290 badan usaha milik negara telah ditutup pemerintah, dengan evaluasi yang masih berlanjut hingga akhir tahun ini. Pernyataan itu disampaikan dalam pidato di Sidang Tahunan MPR di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Jumat (14/8/2026).
Presiden Prabowo mengaku kaget saat mengetahui jumlah BUMN yang sesungguhnya jauh lebih banyak dari perkiraannya. Ia menyebut total ada 1.074 BUMN jika dihitung sampai ke tingkat anak, cucu, bahkan cicit perusahaan, padahal semula ia mengira jumlahnya hanya sekitar 300 sampai 400.
Menyusul temuan itu, pemerintah menetapkan target baru, paling banyak 300 BUMN yang akan dipertahankan hingga 31 Desember 2026. Itu berarti lebih dari 750 BUMN direncanakan ditutup karena dinilai tidak produktif, sementara perusahaan yang dipertahankan hanya yang benar-benar menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.
Ada yang ingin ditanyakan soal berita ini? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.