Bursa Efek Indonesia meminta PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) menjelaskan lonjakan volume dan harga transaksi sahamnya pada 22 Oktober 2026, melalui surat permintaan penjelasan bernomor S-13378/BEI.PP2/10-2026 tertanggal 23 Oktober 2026. RLCO merespons lewat surat resmi bernomor 011/CORSEC/ALI/X/2026 tertanggal 26 Oktober 2026, yang ditandatangani oleh Ayu Amanda selaku Direktur dan Sekretaris Perusahaan, dan diunggah ke sistem keterbukaan informasi IDX pada 27 Oktober 2026 pukul 14.08 WIB.

Dalam tanggapannya, manajemen RLCO menyatakan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang belum diumumkan ke publik dan bisa memengaruhi nilai maupun harga sahamnya, baik berdasarkan Peraturan OJK Nomor 31/POJK.04/2015 maupun Peraturan Bursa Nomor I-E. Perseroan juga mengaku tidak mengetahui adanya aktivitas pemegang saham tertentu yang belum dilaporkan sesuai Peraturan OJK Nomor 4 Tahun 2024 tentang kewajiban lapor kepemilikan saham.

Soal rencana ke depan, RLCO mengonfirmasi akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 3 Desember 2026, dengan dua agenda: mengubah susunan Direksi, dan mengubah Anggaran Dasar perusahaan untuk menyesuaikan klasifikasi bidang usaha mengikuti Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025 sesuai Peraturan Badan Pusat Statistik Nomor 7 Tahun 2025. Pengumuman resmi RUPSLB itu akan dipublikasikan pada 27 Oktober 2026 melalui IDXnet dan situs web perusahaan. RLCO menegaskan rencana tersebut tidak berdampak material terhadap status pencatatan sahamnya di bursa, dan tidak ada aksi korporasi lain yang direncanakan dalam tiga bulan mendatang.