Samuel Sekuritas Indonesia, yang menjabat sebagai direksi PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO), melaporkan perubahan kepemilikan saham ke Otoritas Jasa Keuangan pada 20 Oktober 2026. Jumlah saham yang dipegangnya turun dari 142.995.200 lembar menjadi 136.523.800 lembar, atau berkurang 6.471.400 lembar. Hak suaranya di perusahaan ikut turun dari 4,58 persen menjadi 4,37 persen.

Perubahan ini berasal dari dua transaksi dengan skema repurchase agreement atau repo, yaitu transaksi jual saham dengan janji dibeli kembali yang biasa dipakai sebagai jaminan untuk mendapat dana tunai sementara. Pada 20 Oktober, direksi menjual 28.576.600 lembar saham biasa seharga Rp4.430 per lembar dengan tujuan tercatat sebagai pencairan repo, yakni melepas saham yang sebelumnya dijadikan jaminan. Di hari yang sama, dia juga membeli kembali 22.105.200 lembar seharga Rp3.060 per lembar dengan tujuan top up repo, yaitu menambah jumlah saham jaminan. Selisih antara penjualan dan pembelian itulah yang membuat kepemilikannya bersih berkurang 6.471.400 lembar.

Laporan ini menyambung laporan sehari sebelumnya, 19 Oktober 2026, ketika direksi yang sama melepas 21,89 persen dari kepemilikannya dan hak suaranya turun dari 5,86 persen ke 4,58 persen. Dengan laporan hari ini, hak suara direksi tersebut sudah turun dua hari berturut turut, dari 5,86 persen menjadi 4,37 persen.