Samuel Sekuritas Indonesia melaporkan penambahan kepemilikan saham PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) kepada Otoritas Jasa Keuangan pada 21 Agustus 2026. Pelapor yang tercatat berjabatan direksi ini menambah 34.355.200 lembar saham RLCO, sehingga kepemilikannya naik dari 154.709.300 lembar menjadi 189.064.500 lembar. Hak suaranya di perusahaan pun terkerek dari 4,95 persen menjadi 6,05 persen.

Penambahan saham dilakukan lewat dua transaksi berskema Repurchase Agreement atau repo, yaitu jual beli saham dengan janji dibeli kembali oleh penjualnya di kemudian hari, instrumen yang lazim dipakai untuk pembiayaan dengan saham sebagai jaminan. Transaksi pertama sebanyak 17.324.000 saham biasa dengan harga Rp4.430 per saham, tujuannya tertulis sebagai 'top up repo' alias menambah jaminan pada perjanjian repo yang sudah berjalan. Transaksi kedua sebanyak 17.031.200 saham biasa dengan harga Rp4.210 per saham untuk 'penempatan repo', yaitu pembukaan posisi repo baru. Keduanya tercatat pada tanggal yang sama, 21 Agustus 2026.

Total penambahan 34,3 juta lembar itu setara 22,2 persen dari jumlah saham yang sebelumnya dimiliki pelapor, dan membawa hak suaranya melewati ambang 5 persen yang lazim jadi batas kepemilikan signifikan di pasar modal.