Presiden Prabowo menganalogikan bahwa aktivitas sederhana yang dilakukan wisatawan asing, seperti menikmati secangkir kopi, mampu menggerakkan banyak mata rantai usaha masyarakat lokal.
Analogi ini menggambarkan konsep efek berganda dalam ekonomi pariwisata: satu transaksi di ujung rantai turut menghidupi petani kopi, pengolah, distributor, hingga pekerja kedai.
Pariwisata memang dikenal sebagai sektor dengan efek berganda tinggi karena melibatkan banyak subsektor sekaligus, dari transportasi, akomodasi, kuliner, sampai kerajinan tangan.