PT Semacom Integrated Tbk (SEMA) menyampaikan surat penjelasan koreksi bernomor SI-339a/WAS-IDX/09/2026 tertanggal 23 September 2026, menggantikan surat sebelumnya yang terbit di hari yang sama. Surat ini merupakan jawaban atas permintaan penjelasan Bursa Efek Indonesia nomor S-12262/BEI.PP2/09-2026 tanggal 22 September 2026, yang dikirim menyusul pengumuman penghentian sementara perdagangan saham SEMA oleh BEI pada 18 September 2026. Surat ditandatangani oleh Direktur Riany Sandra Widjaja.

Dalam jawabannya, manajemen menyatakan tidak ada perolehan kontrak, sumber pendapatan baru, atau transaksi material lain sejak laporan keuangan terakhir yang belum diungkapkan ke Bursa dan publik. Perseroan menegaskan bisnis intinya tetap berjalan di empat lini, yaitu Power Distribution, Electrical Panel atau Switchgear, Renewable Energy, dan Data Center. Untuk tahun 2026, perusahaan menyebut sembilan poin strategi, antara lain memperkuat bisnis panel dan switchgear, mengembangkan bisnis Data Center, memperluas pasar ke sektor industri yang butuh produk type-tested panel, memperkuat hubungan dengan PLN dan anak usahanya, melanjutkan pengembangan energi terbarukan seperti PLTS, serta meningkatkan efisiensi produksi.

Terkait pergerakan harga sahamnya, Semacom menyatakan tidak bisa menyimpulkan penyebab tunggal karena harga terbentuk lewat mekanisme pasar yang dipengaruhi banyak faktor. Perusahaan juga menegaskan tidak ada perkara hukum material yang melibatkan perseroan, anak usaha, direksi, maupun komisaris yang belum diungkapkan, serta tidak ada informasi material di media massa yang belum pernah dilaporkan ke Bursa. Surat ditutup oleh Corporate Secretary Dian Tresnawati.