SLIS Gelar RUPSLB Kedua Usai Kuorum Rapat Pertama Tak Tercapai
RUPSLB pertama SLIS gagal kuorum meski dihadiri 53,01 persen pemegang saham. Rapat kedua digelar 23 Oktober 2026 untuk menyetujui penyesuaian anggaran dasar dengan KBLI 2025.
15 Oktober 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS) menjadwalkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) kedua pada Jumat, 23 Oktober 2026 pukul 14.00 WIB di Hotel Santika, Kelapa Gading, Jakarta Utara, setelah RUPSLB pertama pada 9 Oktober 2026 gagal mencapai kuorum. Dalam rapat pertama, jumlah saham yang hadir atau diwakili tercatat 1.305.790.401 saham, setara 53,01 persen dari seluruh saham dengan hak suara sah yang telah diterbitkan perseroan. Jumlah itu dianggap tidak memenuhi syarat kuorum yang ditetapkan dalam anggaran dasar perseroan dan Peraturan OJK Nomor 15/POJK.04/2020, sehingga rapat pertama tidak bisa mengambil keputusan yang sah dan mengikat atas satu-satunya mata acara yang diajukan.
Agenda yang akan dibahas dalam RUPSLB kedua tetap sama, yaitu persetujuan perubahan Pasal 3 anggaran dasar perseroan terkait maksud, tujuan, dan kegiatan usaha. Perubahan ini dimaksudkan untuk menyesuaikan klasifikasi usaha perseroan dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) tahun 2025, sebagai bagian dari pemenuhan syarat perizinan dalam sistem Online Single Submission (OSS) sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko.
Pemegang saham yang berhak hadir adalah mereka yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham per Rabu, 14 Oktober 2026 pukul 16.00 WIB, atau pemegang sub rekening efek di KSEI pada penutupan perdagangan di hari yang sama. Perseroan mewajibkan salinan surat kuasa fisik diterima kembali paling lambat Kamis, 16 Oktober 2026 pukul 16.00 WIB, sementara pemberian kuasa elektronik melalui platform eASY.KSEI dibuka hingga Kamis, 22 Oktober 2026 pukul 12.00 WIB. Rapat akan digelar secara elektronik melalui eASY.KSEI, dengan opsi hadir fisik di lokasi yang sama dengan rapat pertama.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Ada yang ingin ditanyakan soal SLIS? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.