PT Soho Global Health Tbk merespons surat Bursa Efek Indonesia nomor S-11503/BEI.PP2/09-2026 tanggal 9 September 2026 yang meminta penjelasan atas volatilitas transaksi saham berkode SOHO. Melalui surat balasan nomor 580/SOHO-IDX/IX/2026 tertanggal 11 September 2026 yang ditandatangani Yuliana Tjhai selaku Direktur, perseroan menegaskan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang belum diungkapkan ke publik dan dapat memengaruhi harga sahamnya, sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 31/POJK.04/2015 dan Peraturan Bursa Nomor I-E.

Perseroan juga menyatakan tidak mengetahui adanya aktivitas pemegang saham tertentu yang wajib dilaporkan sesuai POJK Nomor 4 Tahun 2024 tentang laporan kepemilikan saham. Namun perseroan mengakui sedang mengevaluasi berbagai alternatif langkah untuk memenuhi ketentuan Bursa mengenai jumlah saham beredar bebas atau free float. Sampai tanggal surat ini, belum ada keputusan final soal bentuk, mekanisme, maupun waktu pelaksanaan langkah tersebut, dan perseroan berjanji akan menyampaikan perkembangan begitu ada keputusan yang wajib diungkapkan.

Terkait rencana pemegang saham utama, perseroan mengonfirmasi telah meminta keterangan dari dua pihak yang menguasai minimal 20 persen hak suara. Eng Liang Tan, selaku penerima manfaat akhir atas kepemilikan saham lewat Tiberias 96 Pty Ltd dan Cascade Creek Pty Ltd, menyatakan tidak berencana mengubah kepemilikannya dan tetap ingin mempertahankan posisi mayoritasnya di perseroan. Sementara itu, Medisia Investment Holdings Pte. Ltd. menyatakan tidak berencana menjual sahamnya di SOHO dalam waktu dekat.