Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil (BNPPDT) menggelar forum koordinasi lintas kementerian dan lembaga untuk mempercepat pengoperasian Terminal Barang Internasional (TBI) Entikong, yang berada di kawasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Kalimantan Barat. Pertemuan ini digagas untuk membenahi kendala aturan, infrastruktur, dan tata kelola pelayanan yang selama ini membuat terminal tersebut belum berfungsi penuh sebagai pintu perdagangan dengan Malaysia. Langkah ini penting karena fasilitas yang sudah dibangun pemerintah berisiko sia-sia jika syarat operasionalnya tidak pernah dituntaskan.

Pelaksana Harian Sekretaris BNPPDT, Nurdin, menyebut forum ini sebagai momentum untuk mengidentifikasi sekaligus menyelesaikan hambatan yang masih menahan TBI Entikong, sejalan dengan instruksi Kepala BNPPDT agar fasilitas yang sudah ada segera dimanfaatkan. Ia menegaskan terminal ini tidak boleh berdiri sendiri. 'Terminal Barang Internasional bukan sekadar fasilitas yang dibangun di kawasan PLBN. Kita harus memastikan kawasan hinterland dan pusat-pusat produksi juga terhubung dengan pintu perdagangan internasional,' kata Nurdin di Jakarta, Rabu (4/11/2026).

Dari sisi kepabeanan, Nurdin menjelaskan bahwa kesiapan operasional mencakup penyusunan standar operasional prosedur serta ketentuan jenis barang yang boleh masuk dan keluar lewat TBI. Ia juga meminta Kementerian Perhubungan menyiapkan aturan teknis di lapangan, termasuk mekanisme pelayanan dan jenis kendaraan yang akan dipakai untuk kegiatan ekspor-impor. 'Kita ingin menjadikan PLBN tidak hanya sebagai pintu lintas orang, tetapi juga sebagai pintu ekspor dan impor,' ujarnya.

Dari sisi infrastruktur, Deputi Bidang Infrastruktur Kawasan Perbatasan Mayjen TNI Edi Nurhabad menyoroti perlunya kesepakatan antar kementerian dan lembaga soal fasilitas pendukung, termasuk jalur akses khusus atau dedicated lane untuk kendaraan pengangkut barang. Ia mengusulkan agar kebutuhan jalur khusus itu dibahas bersama, dan jika belum tersedia, dicarikan solusi sementara agar infrastruktur yang sudah ada tetap bisa dipakai untuk mendukung operasional TBI.