WISL Siapkan Rp500 Miliar Lunasi Obligasi Jatuh Tempo 17 November
PT Wahana Inti Selaras (WISL) menyatakan siap membayar pokok Obligasi Berkelanjutan I Tahap II 2025 sebesar Rp500 miliar yang jatuh tempo 17 November 2026, menggunakan kas dan penagihan piutang.
21 Oktober 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
PT Wahana Inti Selaras (WISL) melaporkan kepada Bursa Efek Indonesia bahwa Obligasi Berkelanjutan I Wahana Inti Selaras Tahap II Tahun 2025 akan jatuh tempo pada 17 November 2026. Perusahaan menyatakan akan menyediakan dana pembayaran pokok obligasi tersebut sebesar Rp500 miliar.
Dana pelunasan itu akan diambil dari kas perusahaan serta hasil penagihan piutang usaha. Dalam laporannya, WISL menyebut posisi kas perusahaan per Juni 2026 tercatat lebih dari Rp2,12 triliun, sementara posisi piutang usaha mencapai lebih dari Rp2,89 triliun.
Laporan bertanggal 21 Oktober 2026 ini disampaikan ke bursa oleh Corporate Secretary WISL, Heryanto Ali, dan ditandatangani oleh Direktur Utama Bambang Prijorio SP serta Direktur Bunyamin Pranoto. Perusahaan menegaskan tidak ada dampak material dari rencana pembayaran ini terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha perseroan.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Ada yang ingin ditanyakan soal WISL? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.