ADHI Lepas Saham JMJ dan DTP, Fokus ke Konstruksi Divestasi
ADHI menandatangani perjanjian jual beli bersyarat untuk melepas 47,18% saham di JMJ ke SMI dan 51% saham di DTP ke FUTR, bagian penataan ulang anak usaha.
2 Oktober 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) menandatangani dua Perjanjian Jual Beli Bersyarat atau Conditional Share Purchase Agreement (CSPA) pada Rabu, 30 September 2026, di kantor ADHI, Jakarta. Kedua perjanjian ini adalah langkah awal rencana divestasi saham ADHI di dua anak usahanya, yaitu PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ) dan PT Dumai Tirta Persada (DTP). Karena sifatnya bersyarat, penandatanganan ini baru menandai kesepakatan para pihak atas kerangka, syarat, dan ketentuan transaksi, bukan penyelesaian penjualan saham itu sendiri.
Untuk JMJ, ADHI sepakat melepas 47,18% kepemilikan sahamnya kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau SMI, badan usaha pembiayaan infrastruktur milik negara. Penandatanganan dihadiri Direktur Pembiayaan dan Investasi SMI serta Direktur Utama ADHI beserta jajaran direksi kedua perusahaan. JMJ sendiri adalah perusahaan yang mengelola jalan tol Jogja-Solo, sehingga langkah ini melepas sebagian kepemilikan ADHI di sektor konsesi jalan tol.
Untuk DTP, ADHI sepakat melepas 51% sahamnya, yang berarti ADHI melepas posisi mayoritas, kepada PT Futura Energi Global Tbk (FUTR). DTP bergerak di bidang penyediaan dan pengelolaan sistem air minum di Kota Dumai, Riau, melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Penandatanganan ini dihadiri Direktur Utama FUTR, Direktur Utama PT Aurora Dhana Nusantara selaku pemegang saham FUTR, serta Direktur Utama ADHI dan jajaran direksi kedua pihak. Corporate Secretary ADHI, Siswanto, menyatakan langkah ini untuk menata ulang portofolio investasi dan anak usaha agar ADHI kembali fokus pada bisnis inti rekayasa dan konstruksi, sekaligus memperkuat struktur keuangan dan likuiditas perusahaan.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Ada yang ingin ditanyakan soal ADHI? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.