Asuransi Central Asia (ACA), pemegang saham pengendali PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP), melaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan bahwa pihaknya telah menjual 582.099.135 lembar saham AHAP secara tidak langsung pada 23 Oktober 2026. Transaksi dilakukan dengan harga Rp50 per saham. Setelah penjualan ini, kepemilikan ACA di AHAP berkurang dari 5.838.687.150 lembar menjadi 5.256.588.015 lembar.

Penurunan jumlah saham ini membuat hak suara ACA di AHAP turun dari 69,51% menjadi 62,58%, atau berkurang 6,93 poin persentase. Dalam laporan yang disampaikan ke OJK pada 26 Oktober 2026, ACA menyebut tujuan transaksi adalah divestasi saham AHAP dalam rangka meningkatkan proporsi saham yang beredar bebas di pasar atau free float. Meski kepemilikannya berkurang, ACA tetap menjadi pemegang saham pengendali AHAP karena hak suaranya masih berada di atas 50%.

Transaksi ini melengkapi rangkaian perubahan kepemilikan ACA di AHAP dalam sepekan terakhir. Pada 19 Oktober 2026, AHAP mencatatkan 607,6 juta saham baru hasil pelaksanaan hak memesan efek terlebih dahulu, dan pada 23 Oktober 2026 ACA sempat menambah kepemilikannya hingga hak suaranya mencapai 69,51%. Penjualan sebagian saham yang baru dilaporkan ini tampak sebagai langkah lanjutan untuk mengembalikan porsi saham publik ke tingkat yang disyaratkan bursa.