Bursa Efek Indonesia mengumumkan pencatatan 607.614.227 saham baru PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP) hasil pelaksanaan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) tahap V, efektif berlaku 20 Oktober 2026. Dengan tambahan ini, total saham AHAP yang tercatat di bursa naik dari 6.987.008.150 lembar menjadi 7.594.622.377 lembar, atau bertambah sekitar 8,7 persen.

Berdasarkan surat biro administrasi efek Datindo Entrycom kepada BEI tertanggal 19 Oktober 2026, total HMETD yang beredar sebelum masa pelaksanaan berjumlah 1.412.991.850, terdiri dari 809.883.678 dalam bentuk scriptless atau tanpa sertifikat fisik dan 603.108.172 dalam bentuk warkat atau sertifikat fisik. Dari jumlah tersebut, pemegang saham melaksanakan atau menukarkan 607.614.227 HMETD menjadi saham baru, yakni 7.614.227 HMETD scriptless dan 600.000.000 HMETD warkat. Sisanya, 805.377.623 HMETD atau sekitar 57 persen dari total yang beredar, terdiri dari 802.269.451 scriptless dan 3.108.172 warkat, tidak dilaksanakan oleh pemegangnya.

Laporan pelaksanaan ini merujuk pada surat PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) No. KSEI-26051/JKU/1026 tanggal 16 Oktober 2026 yang merekap kegiatan exercise Right V AHAP per tanggal tersebut. Surat pemberitahuan ke bursa diteken E. Agung Setiawati selaku Direktur Utama AHAP, dengan tembusan kepada Sutjianta selaku Direktur sekaligus Corporate Secretary perseroan.