Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan pemerintah sudah mengantongi nama calon Gubernur Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII). Ia menyebut sosok tersebut berasal dari kalangan pemerintah, tanpa membuka identitasnya lebih jauh. Kejelasan calon pemimpin ini penting karena PFII bakal menjadi lembaga baru yang mengatur ekosistem pusat finansial internasional di Indonesia.

Menurut Airlangga, pembentukan kelembagaan PFII harus rampung terlebih dahulu sebelum nama gubernur maupun struktur organisasi bisa diumumkan ke publik. Ia menegaskan pengumuman resmi baru akan dilakukan setelah seluruh tahapan pembentukan lembaga selesai sesuai mekanisme yang disiapkan pemerintah.

Selain soal kepemimpinan, pemerintah juga masih mematangkan lokasi operasional PFII. Dua opsi yang dipertimbangkan adalah kawasan milik InJourney di dekat Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, dan Jakarta, termasuk kemungkinan memanfaatkan kawasan Danareksa untuk periode awal.

Airlangga menyatakan keputusan final mengenai gubernur maupun lokasi kantor PFII baru akan ditetapkan setelah kelembagaan resmi terbentuk, sehingga proses transisi dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.