AKPI: Komisaris Jual 150.000 Saham Lagi, Kali Kedua Sepekan
Henry Liem, Dewan Komisaris AKPI, melepas 150.000 saham secara tidak langsung pada 14 September 2026 seharga Rp525 per saham, hak suaranya turun tipis ke 1,2283 persen.
15 September 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
Dewan Komisaris PT Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI), Henry Liem, melaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan pada 15 September 2026 bahwa ia menjual 150.000 saham AKPI pada 14 September 2026. Transaksi dilakukan atas kepemilikan tidak langsung dengan harga Rp525 per saham, dan dalam laporan tersebut tujuan transaksi ditulis sebagai jual saham biasa.
Dengan penjualan ini, jumlah saham Henry Liem di AKPI berkurang dari 7.670.459 unit menjadi 7.520.459 unit, atau turun 150.000 unit. Hak suaranya di perusahaan ikut turun dari 1,2528 persen menjadi 1,2283 persen. Jumlah yang dilepas setara 1,9556 persen dari total kepemilikan sahamnya sebelum transaksi.
Ini bukan penjualan pertama Henry Liem dalam waktu dekat. Pada 8 September 2026, ia sudah melaporkan penjualan 400.000 saham AKPI lainnya, sehingga dalam kurun kurang dari sepekan tercatat dua laporan penjualan saham oleh komisaris yang sama.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Ada yang ingin ditanyakan soal AKPI? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.