Komisaris AKPI Henry Liem melaporkan penjualan 200.000 saham tambahan pada 23 Oktober 2026, menyusul penjualan 300.000 saham sebelumnya di pekan yang sama. Hak suaranya kini 0,7841 persen.
26 Oktober 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
Henry Liem, anggota Dewan Komisaris PT Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI), melaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan bahwa ia menjual 200.000 saham AKPI yang dikuasainya secara tidak langsung. Transaksi dilakukan pada 23 Oktober 2026 dengan harga Rp600 per saham, atau senilai sekitar Rp120 juta, dengan tujuan yang dicatat sebagai jual saham. Berdasarkan angka yang dilaporkan, jumlah saham Henry Liem turun dari 5.000.859 lembar menjadi 4.800.259 lembar, berkurang 200.600 lembar.
Akibat penjualan ini, hak suara Henry Liem di AKPI turun dari 0,8168 persen menjadi 0,7841 persen. Ini adalah laporan kedua dari Henry Liem dalam pekan yang sama, setelah sebelumnya ia juga melaporkan penjualan 300.000 saham yang menurunkan hak suaranya dari 0,8658 persen menjadi 0,8168 persen. Jika digabung, dalam waktu singkat ini Henry Liem telah melepas total sekitar 500.600 saham AKPI, dengan hak suara yang turun dari 0,8658 persen menjadi 0,7841 persen.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Ada yang ingin ditanyakan soal AKPI? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.