PT Astra Sedaya Finance (ASDF) menerima hasil pemeringkatan tahunan dari PT Fitch Ratings Indonesia melalui surat bernomor 160/DIR/RATLTR/VIII/2026 tertanggal 21 Agustus 2026. Fitch mengafirmasi Peringkat Nasional Jangka Panjang perusahaan di AAA(idn) dengan outlook stabil, serta Peringkat Nasional Jangka Pendek di F1+(idn). Surat itu diterima dan diumumkan perusahaan pada hari yang sama, 21 Agustus 2026, dan diteruskan ke Bursa Efek Indonesia pada 24 Agustus 2026 oleh Ikhsan Abdillah selaku Corporate Secretary & Legal Division Head ASDF.
Peringkat AAA(idn) stabil itu juga berlaku untuk tujuh seri obligasi berkelanjutan yang diterbitkan ASDF. Rinciannya: Obligasi Berkelanjutan V Tahap V 2022 Seri C senilai Rp7 miliar jatuh tempo 26 Agustus 2027; Obligasi Berkelanjutan VI Tahap II 2023 Seri B senilai Rp750,62 miliar jatuh tempo 26 Oktober 2026; Obligasi Berkelanjutan VI Tahap II 2023 Seri C senilai Rp60,835 miliar jatuh tempo 26 Agustus 2028; Obligasi Berkelanjutan VI Tahap III 2024 Seri B senilai Rp1,18169 triliun jatuh tempo 23 April 2027; Obligasi Berkelanjutan VI Tahap III 2024 Seri C senilai Rp364,725 miliar jatuh tempo 23 April 2029; Obligasi Berkelanjutan VI Tahap IV 2024 Seri B senilai Rp1,415805 triliun jatuh tempo 2 Oktober 2027; dan Obligasi Berkelanjutan VI Tahap V 2025 Seri B senilai Rp1 triliun jatuh tempo 14 Maret 2028. Total pokok ketujuh obligasi itu sekitar Rp4,78 triliun.
Fitch menyebutkan bahwa peringkat AAA merupakan peringkat tertinggi dalam skala nasional Indonesia, mencerminkan ekspektasi risiko gagal bayar yang paling rendah dibandingkan emiten atau obligasi lain di dalam negeri. Periode rating untuk enam dari tujuh seri obligasi berlaku 21 Agustus 2026 hingga 21 Agustus 2027, sementara satu seri, Obligasi Berkelanjutan VI Tahap V 2025 Seri B, berlaku sejak 14 Agustus 2026. Fitch juga menyatakan akan memantau dan memperbarui peringkat ini setidaknya sekali dalam setahun.
