PT Asri Karya Lestari Tbk (ASLI) melaporkan perubahan struktur pemegang saham untuk periode yang berakhir 9 Oktober 2026. Pemegang saham pengendali, PT Wahana Konstruksi, menambah kepemilikannya dari 3.187.500.000 saham (51 persen) menjadi 3.250.000.000 saham (52 persen). Penambahan sebanyak 62.500.000 saham itu dibeli dengan harga Rp325 per saham pada 21 September 2026, sehingga nilai transaksinya sekitar Rp20,31 miliar. Dalam dokumen yang dikirim ke Otoritas Jasa Keuangan, tujuan transaksi disebut sebagai investasi, dilakukan secara langsung, dan Wahana Konstruksi menyatakan akan tetap mempertahankan posisinya sebagai pengendali perseroan.

Sementara itu, PT Cakrawala Multi Mineral selaku afiliasi pengendali tidak mengubah kepemilikannya, tetap di 732.500.000 saham atau 11,72 persen. Total saham ASLI yang tercatat di bursa tidak berubah, yakni 6.250.000.000 saham, dan tidak ada saham treasuri. Akibat penambahan porsi pengendali, saham yang dipegang pemegang saham dengan kepemilikan di bawah 5 persen turun dari 2.330.000.000 saham (37,28 persen) menjadi 2.267.500.000 saham (36,28 persen) dari total saham beredar.

Di sisi lain, jumlah pemegang saham yang tercatat lewat Single Investor Identification (SID) justru naik dari 9.483 menjadi 12.461 pemegang, bertambah 2.978 pemegang saham dalam sebulan. Laporan ini ditandatangani oleh Corporate Secretary ASLI, Vayolla Naurah Shyfa, yang menerima kuasa dari direksi PT Wahana Konstruksi Mandiri pada 23 September 2026 untuk melaporkan perubahan kepemilikan saham sesuai aturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 4 Tahun 2024 tentang laporan kepemilikan saham perusahaan terbuka.