Penutupan TPA Piyungan oleh pemerintah daerah, ditambah volume sampah rumah tangga yang terus naik, sempat membuat warga Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul, kebingungan mencari tempat membuang sampah. Dari situasi mendesak itu, warga justru membangun solusinya sendiri lewat TPS 3R GO-SARI, fasilitas pengolahan sampah yang bekerja langsung dari sumbernya. Fasilitas ini kini sanggup mengolah 3 sampai 3,5 ton sampah rumah tangga setiap hari.
Sampah yang masuk dipilah dengan istilah sederhana ala warga setempat, yaitu bosok, rosok, popok, dan bodongkok, supaya mudah dipahami dan dipisahkan saat dibuang. Sampah organik diolah jadi pupuk kompos dan dijadikan pakan untuk budi daya maggot lalat black soldier fly, yang kemudian dipakai sebagai pakan ikan dan ternak, termasuk sekitar 458 ekor ayam petelur yang menghasilkan sekitar 27 kilogram telur per hari. Sementara sampah plastik jenis HDPE disulap jadi perabot seperti meja, kursi, rak, dan pot bunga.
Kehadiran TPS 3R GO-SARI kini melayani sekitar 1.500 rumah tangga di sekitar Guwosari dan membuka lapangan kerja bagi 27 warga setempat. Dari berbagai kegiatan produktif tersebut, fasilitas ini menghasilkan pendapatan sekitar Rp98 juta per bulan.
