PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) akan mencatatkan Obligasi Subordinasi Berkelanjutan IV KB Bank Tahap II Tahun 2026 di Bursa Efek Indonesia mulai 19 Oktober 2026. Obligasi ini terbagi dua seri: Seri A senilai Rp425 miliar dengan bunga 8,95 persen per tahun berjangka waktu lima tahun hingga jatuh tempo pada 16 Oktober 2031, dan Seri B senilai Rp75 miliar dengan bunga 9,30 persen per tahun berjangka waktu tujuh tahun hingga jatuh tempo pada 16 Oktober 2033. Total nilai Tahap II ini Rp500 miliar, sama dengan target yang direncanakan, dan bunga dibayarkan setiap tiga bulan dengan pembayaran pertama pada 16 Januari 2027.
Prosesnya sudah melewati sejumlah tahap: penjatahan pada 14 Oktober 2026, pembayaran dari investor pada 15 Oktober, dan distribusi elektronik pada 16 Oktober 2026, sebelum resmi tercatat di bursa tiga hari kemudian. Obligasi ini memperoleh peringkat AAidn (Double A) dari Fitch Ratings Indonesia, dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebagai wali amanat. Penjaminan dilakukan secara kesanggupan penuh oleh lima penjamin emisi, yaitu BRI Danareksa Sekuritas, Indo Premier Sekuritas, KB Valbury Sekuritas, Korea Investment and Sekuritas Indonesia, serta Trimegah Sekuritas Indonesia. KB Valbury disebutkan terafiliasi dengan BBKP karena sama-sama berada di bawah KB Financial Group. Dokumen juga menegaskan obligasi ini tidak dijamin agunan atau pihak ketiga, tidak masuk program penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan, dan tidak memiliki opsi pembelian kembali sebelum jatuh tempo.
Penerbitan ini merupakan bagian dari program Obligasi Subordinasi Berkelanjutan IV KB Bank dengan target total Rp1 triliun. Tahap I yang terbit tahun 2025 telah menghimpun Rp248 miliar, sehingga dengan Tahap II ini total dana yang terkumpul mencapai Rp748 miliar, menyisakan sekitar Rp252 miliar yang akan dipenuhi lewat tahap selanjutnya yang waktunya belum ditentukan.
