PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) akan menerbitkan Obligasi Subordinasi Berkelanjutan IV Tahap II Tahun 2026 senilai Rp500 miliar, terbagi dalam dua seri. Seri A senilai Rp425 miliar berbunga 8,95 persen per tahun dengan tenor 5 tahun, jatuh tempo 16 Januari 2031. Seri B senilai Rp75 miliar berbunga 9,30 persen per tahun dengan tenor 7 tahun, jatuh tempo 16 Januari 2033. Bunga dibayarkan setiap tiga bulan, dengan pembayaran pertama pada 16 Januari 2027.
Penerbitan ini merupakan tahap kedua dari program obligasi berkelanjutan senilai total Rp1 triliun, setelah Tahap I pada 2025 menyerap Rp248 miliar. Obligasi ini mendapat peringkat AAidn (Double A) dari Fitch Ratings Indonesia berdasarkan surat tertanggal 23 September 2026. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bertindak sebagai wali amanat, sementara penjamin pelaksana emisi terdiri dari PT BRI Danareksa Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas, PT KB Valbury Sekuritas (terafiliasi dengan Perseroan), PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk. Masa penawaran umum dijadwalkan 12-13 Oktober 2026, penjatahan 14 Oktober 2026, distribusi 16 Oktober 2026, dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 19 Oktober 2026.
Dana hasil penerbitan, setelah dikurangi biaya emisi, akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan Perseroan serta mendukung pembiayaan segmen usaha kecil dan menengah (UKM), wholesale, dan ritel. Obligasi ini akan diperhitungkan sebagai modal pelengkap (Tier 2) dalam rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM), dengan fitur write down jika kelangsungan usaha Perseroan berpotensi terganggu. Dokumen juga menegaskan obligasi ini tidak dijamin agunan, tidak termasuk program penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan, dan tidak memiliki opsi pembelian kembali sebelum jatuh tempo. Per 30 Juni 2026, total liabilitas Perseroan tercatat Rp84,75 triliun.
